Polisi Sebut Periksa Bagian Intim Hana Anisa buat Cek Video Porno

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi stop pornografi. Shutterstock

    Ilustrasi stop pornografi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Depok - Menjadi viral sejak akhir Oktober 2017, kasus video porno perempuan bernama Hana Anisa akhirnya menemukan titik terang. Mantan mahasiswi UI tersebut sempat menolak dikatakan bahwa dia pemeran dalam video tersebut.

    Namun, belakangan jajaran Kepolisian Resor Kota Depok memastikan kedua pemeran dalam video tersebut adalah Hana Anisa dan mantan kekasihnya, yakni Hafidz Amrullah.

    Baca: Video Porno Viral, Polisi Buru Ponsel Perekam Adegan Hana Anisa

    "Ya, benar pemeran laki-laki dan perempuan sudah akui video tersebut. Hafidz Amrullah dan Hana Anisa," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok Komisaris Putu Kholis pada Tempo, Rabu, 13 Desember 2017, di kantor Polresta Depok.

    Sebelumnya, Putu mengatakan Hana Anisa sempat menyampaikan ke penyidik bahwa pemeran dalam video tersebut bukanlah dia. Keyakinan Hana, menurut Putu, didasarkan keterangannya yang menyatakan dia memiliki luka pada bagian intim tubuhnya.

    Sebab itu, polisi melakukan uji laboratorium untuk mengetahui kebenaran pengakuan tersebut. “Bagian intim tubuh HA itu yang kami periksa. Dan pemeriksaannya di laboratorium forensik untuk memastikan hasilnya (video tersebut asli atau tidak),” tutur Putu.

    Keterangan Hana Anisa yang membantah pemeran dalam video tersebut tentunya tidak serta merta membuat pihak kepolisian percaya.

    Menurut Putu, ada langkah-langkah dan saksi-saksi lainnya yang akan diperiksa. “Ada beberapa saksi yang kami yakini mampu membuka kasus ini yang akan kami periksa. Tapi belum dapat kami sampaikan identitasnya,” ujarnya.

    Pihaknya kini tengah mencari tahu siapa penyebar video porno Hana Anisa tersebut ke dunia maya hingga menyebabkan viral. "Proses pengungkapan kasus ini masih terus berjalan, kita tunggu saja," kata Putu, Rabu, 13 Desember 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.