Hati-hati 6 Kawasan Banjir Jakarta Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi lokasi banjir akibat tanggul jebol di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 11 Desember 2017. Tim Anies-Sandi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi lokasi banjir akibat tanggul jebol di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 11 Desember 2017. Tim Anies-Sandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Cuaca ekstrem yang melanda Ibu kota Jakarta pekan ini membuat sejumlah lokasi terendam banjir.

    Beberapa kali Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tentang cuaca ekstrem di Jakarta. Namun, Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan menilai banjir yang terjadi di Jakarta Desember ini, masih lebih ringan dibanding periode musim hujan pada Agustus 2017.

    BacaLangganan Banjir Jakarta, Ini Daerah Fokus Dinas Sumber Daya Air 

    Salah satu bukti klaim tersebut, menurut dia, yakni saat underpass Dukuh Atas terendam sepinggang orang dewasa pada Senin, 10 Desember 2017, air surut hanya dalam waktu 1,5 jam. Meski begitu, Gubernur Anies Baswesan sempat naik pitam gara-gara sejumlah pompa air tak berfungsi padahal sudah sejak dua bulan lalu dilaporkan.

    "Sebanyak 95 persen dari total 451 pompa air di Jakarta berjalan normal," ujar Teguh saat ditemui Tempo di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu, 13 Desember 2017. "Kami juga sudah siapkan 150 pompa mobile untuk memaksimalkan penanganan terhadap banjir."

    Berikut ini merupakan lokasi-lokasi di Jakarta yang terendam banjir pada pekan ini:

    1. Banjir Rob di Jakarta Utara
    Banjir pada 5 Desember 2017 terjadi karena luapan air laut yang terjadi di daerah Muara Kapuk, Jakarta Utara. Tanggul setinggi dua meter yang sudah berusaha ditinggikan dengan sak pasir, tidak bisa menahan laju air. Hal ini mengakibatkan pemukiman warga di sekitar bibir tanggul terendam banjir rob.

    Setelah berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Utara mengenai penanganan banjir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim banjir yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu sudah surut pada pukul 16.00.

    Esoknya, pada 6 Desember, kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Jakarta Utara, kembali terendam banjir rob setinggi 30 sentimeter. Banjir muncul pada pukul 12.00 dan semakin naik hingga pukul 15.00.

    Banjir rob juga merendam halaman Polsek Kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, yang terletak di sebelah Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Rachman. Beberapa petugas mengenakan sandal dan mengeluarkan air dengan sekop karet agar tidak masuk ke kantor.

    Bulan purnama yang saat itu terjadi dicurigai sebagai penyebab naiknya air laut sehingga menyebabkan banjir rob.

    SimakBanjir Jakarta, Cerita Warga Jatipadang Usai 4 Kali Tanggul Jebol

    2. Jatipadang, Jakarta Selatan
    Pada Senin lalu, 11 Desember 2017, tanggul di Jatipadang, kawasan Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kembali jebol untuk keempat kalinya.

    Jebolnya tanggul disebabkan hujan deras yang melanda Ibu kota pada siang itu. Warga Jatipadang terpaksa mengungsi ke musholla karena rumah mereka terendam air setinggi satu meter

    Dalam kunjungannya ke lokasi, Anies berjanji akan membangun tanggul beton untuk menggantikan tanggul sementara Jatipadang yang sudah jebol berkali-kali tersebut.

    3. Underpass Dukuh Atas, Jakarta Selatan
    Selain menyebabkan jebolnya tanggul Jatipadang, hujan badai siang itu juga menyebabkan banjir di underpass Dukuh Atas. Banjir setinggi pinggang orang dewasa ini disebabkan hujan yang mengguyur selama satu jam.

    Saat Anies meninjau rumah pompa di daerah Dukuh Atas, dia melihat hanya dua dari enam pompa yang berfungsi baik. Hal ini yang dituding sebagai penyebab terendamnya underpass tersebut.

    4. Kuningan, Jakarta Selatan
    Hujan badai selama satu jam tersebut juga menyebabkan titik banjir di kawasan Jalan HR Rasuna Said atau Kuningan, lebih tepatnya di seberang Mall Setiabudi.

    Banjir setinggi dengkul orang dewasa melanda jalur tersebut sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

    Saat melakukan kunjungan ke lokasi banjir pada Rabu, 13 Desember 2017, Anies menemukan penyebab dari terendamnya jalur tersebut. Ia menuding jalinan kabel optik yang menghalangi laju air dari jalan menuju selokan sebagai penyebab utama banjir di kawasan tersebut.

    5. Jalan Adityawarman, Jakarta Selatan
    Hujan deras mengguyur Jakarta dan sekitarnya disertai petir dan angin kencang sejak sekitar pukul 13.30 pada Senin, 11 Desember 2017, membuat Jalan Adityawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terendam banjir.

    Berdasarkan pantauan Tempo, banjir setinggi lutut orang dewasa itu belum surut sampai pukul 16.00. Hingga berita ini ditulis, air setinggi lutut itu belum surut.

    6. Tebet, Jakarta Selatan
    Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Selatan selama sekitar 40 menit pada Selasa, 12 Desember 2017, kembali menimbulkan banjir di beberapa titik di Tebet. Sehari sebelumnya, wilayah Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, tersebut juga tergenang air.

    Menurut pantauan Tempo, hujan yang berlangsung sejak pukul 13.30 hingga 14.10 itu mengakibatkan banjir setinggi paha orang dewasa atau 50-70 sentimeter. Banjir itu dipicu luapan sungai di samping gedung Telkom Tebet. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.