Aksi Bela Palestina, Begini Rekayasa Lalu-lintas di 9 Titik

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga keturunan Timur Tengah yang tinggal di kawasan Surakarta menyuarakan aksi penolakan keputusan Presiden Amerika di bundaran Gladak, Surakarta, Jawa Tengah, 15 Desember 2017. Aksi tersebut menyerukan pembelaan untuk Palestina dan mengecam pengakuan sepihak Presiden Trump atas Yerusalem sebagai ibukota Israel. TEMPO/Bram Selo Agung

    Warga keturunan Timur Tengah yang tinggal di kawasan Surakarta menyuarakan aksi penolakan keputusan Presiden Amerika di bundaran Gladak, Surakarta, Jawa Tengah, 15 Desember 2017. Aksi tersebut menyerukan pembelaan untuk Palestina dan mengecam pengakuan sepihak Presiden Trump atas Yerusalem sebagai ibukota Israel. TEMPO/Bram Selo Agung

    TEMPO.CO, Jakarta -Kegiatan demonstrasi akbar yang dilakukan massa Aksi Bela Palestina di kawasan Monas pada Ahad pagi ini membuat pihak kepolisian merekayasa beberapa jalur lalu lintas.

    Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi kepadatan kendaraan yang mungkin terjadi karena aksi unjuk rasa tersebut. Rekayasa tersebut dimulai sejak pukul 04.00 hingga waktu yang belum ditentukan dan terjadi di Sembilan titik.
    Baca : Polisi Prediksi 200.000 lebih Orang Ikuti Aksi Bela Palestina Hari Ini

    “Ditlantas Kepolisian Daerah Metro Jaya dalam kegiatan penyampaian pendapat Ahad 17 Desember 2017 mulai pukul 04.00 WIB sampai selesai di Jl. Merdeka Utara, Masjid Istiqlal, dan depan Kedubes AS akan dilakukan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional,” demikian petikan dari situs Facebook TMC Polda Metro Jaya, Ahad, 7 Desember 2017.

    Terkait aksi bela Palestina hari ini, hal tersebut membuat para pengendara yang ingin beraktivitas di sekitar kawasan yang mendapat rekayasa lalu-lintas untuk menggunakan jalur alternatif. Adapun sembilan ruas jalan yang terkena dampak rekayasa lalu lintas tersebut, antara lain:

    1. Simpang Kedubes AS

    - Arus lalu lintas dari Tugu Tani mengarah Balaikota - Jl. Medan Merdeka Selatan dialihkan dan diluruskan mengarah Stasiun Gambir.

    1. Simpang Pertamina

    - Arus lalu lintas mengarah Jl. Medan Merdeka Utara dialihkan.

    - Arus lalu lintas dari arah Stasiun Gambir diluruskan kemudian belok ke kanan melalui Jl. Perwira - Lapangan Banteng.

    1. Petigaan Adipura

    - Arus lalu lintas mengarah Jl. Veteran dialihkan

    - Arus lalu lintas dari depan Gereja Katedral menuju Jl. Veteran dialihkan ke kanan Jl. Gunung Sahari.

    - Arus lalu lintas dari arah Harmoni tidak ada yang putar balik, tetapi seluruhnya diluruskan menuju arah Jl. Gunung Sahari.

    1. Traffic Light Jl. Veteran 3

    - Arus lalu lintas mengarah Jl. Veteran 3 dialihkan.

    - Arus lalu lintas dari Harmoni diluruskan mengarah ke Jl. Gunung Sahari.

    1. Traffic Light Harmoni

    - Arus lalu lintas mengarah Jl. Merdeka Utara/Monas dialihkan.

    - Arus lalu lintas dari Jl. Hayam Wuruk di belokan kekiri menuju Jl. H. Juanda.

    1. Traffic Light Jl. Abdul Muis/Museum

    - Arus lalu lintas mengarah Jl. Medan Merdeka Barat dialihkan.

    - Arus lalu lintas dari Jl. Tanah Abang 2 dibelokan kekiri menuju Harmoni dan Juga bisa dibelokan kekanan menuju Jembatan Serong - Jl. Fahrudin.

    1. Traffic Light Jl. Budi Kemuliaan

    - Arus lalu lintas mengarah Bunderan patung kuda dialihkan.

    - Arus lalu lintas dari TL Jl. Abdul Muis diluruskan ke arah Jembatan Serong.

    - Arus lalu lintas dari TL Jembatan Serong di luruskan menuju TL. Jl. Abdul Muis - Harmoni.

       8.Traffic Light Oteva

    - Arus lalu lintas mengarah Jl. Medan merdeka Barat dan Patung Kuda dialihkan.

       9.Traffic Light Patung Kuda

    - Arus lalu lintas mengarah Jl. Medan Merdeka Selatan dialihkan.

    Para pengenadara yang ingin melalui ruas-ruas jalan tersebut diimbau untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta berhati-hati. Jika memungkinkan, hindari kesembilan ruas jalan tersebut untuk kelancaran perjalanan Anda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.