Kata Menlu Retno Marsudi Soal Aksi Bela Palestina 1712 di Monas

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Retno Marsudi akan membahas masalah Yerusalem dan sampaikan dukungan penuh Indonesia terhadap Palestina.

    Retno Marsudi akan membahas masalah Yerusalem dan sampaikan dukungan penuh Indonesia terhadap Palestina.

    TEMPO.CO, Bekasi -Terkait demonstrasi akbar Aksi Bela Palestina atau Aksi 1712 pada pagi hingga siang berjalan tertib dan damai di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, pada Ahad 17 Desember 2017, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyampaikan rasa syukurnya.

    "Alhamudulillah doa bersama berjalan dengan damai," kata Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi di sela acara peringatan Hari Buruh Internasional di Islamic Center, Kota Bekasi, Ahad malam, 17 Desember 2017. Ia menegaskan, bahwa Indonesia bersatu untuk Palestina.
    Baca : Aksi Bela Palestina, Anies Baswedan: Kita Mau Hapuskan Penjajahan

    Retno mengatakan, berbagai upaya sedang dilakukan oleh Indonesia, setelah klaim sepihak dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas pengakuan Yerusalem sebagai ibu Kota Israel. "Seminggu ini saya ke Amman, Istanbul (Turki), kemudian Brussel (Belgia) untuk memperjuangkan saudara-saudara kita di Palestina," kata dia.

    Ribuan umat Islam membanjiri kawasan Silang Monas saat Aksi Bela Palestina, di Jakarta, 17 Desember 2017. Aksi Bela Palestina merupakan bentuk solidaritas umat Islam di Indonesia atas pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. TEMPO/Subekti.

    Aksi Bela Palestina atau 1712 di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat itu diikuti oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia, KH. Maruf Amin, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan belasan ulama, beserta sejuta warga muslim dari sejumlah penjuru nusantara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.