Polisi Kejar Pelaku Penculikan Balita yang Gagal di ITC Kuningan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penculikan/penyekapan/kekerasan. Shutterstock

    Ilustrasi penculikan/penyekapan/kekerasan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menyelidiki kasus percobaan penculikan yang terjadi di ITC Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Aksi penculikan diduga akan dilakukan oleh seorang pria yang mengenakan kemeja biru muda dan kacamata. Gerak-gerik pria itu terekam kamera pengintai dan beredar viral di media sosial sejak kemarin, Senin, 18 Desember 2017.

    "Anak yang mau diculik berusia 3 tahun dan 4 tahun. Kami berharap jika ada warga yang mengenali pelaku bisa menghubungi Polres Jaksel ke nomor 081219871983," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Mardiaz Kusin hari ini, Selasa, 19 Desember 2017.

    LihatPolisi Selamatkan Dua Bocah WN Korea Selatan Korban Penculikan

    Mardiaz pun menuturkan, penculikan tersebut gagal karena orang tua anak yang ingin diculik mengetahui kejadian tersebut. Saat anak tersebut lepas dari orang tuanya di selasar toko di ITC Kuningan, pelaku langsung menggendong korban.

    Pelaku membawa pergi anak tersebut tetapi terlihat oleh orangtua yang mencari anaknya. "Akhirnya anaknya dilepaskan pelaku. Dan pelaku kabur."

    Polisi telah mendapatkan laporan percobaan penculikan tersebut dari petugas keamanan ITC Kuningan. Selain itu, aparat dari Polsek Setiabudi juga telah dikerahkan untuk melakukan penyelidikan kasus percobaan penculikan tersebut.

    Polisi juga mempelajari rekaman kamera pengintai yang merekam kejadian tersebut dan meminta keterangan keluarga calon korban penculikan. "Kami sedang selidiki meski keluarga korban belum melaporkan kejadian (percobaan penculikan) itu," ujar Mardiaz. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.