Polisi Sita 1.311 Petasan Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 1.311 mercon berbagai jenis yang berhasil diamankan pihak Kepolisian Resor Jakarta Pusat dalam operasi Cipta Kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru 2017, 19 Desember 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    Sebanyak 1.311 mercon berbagai jenis yang berhasil diamankan pihak Kepolisian Resor Jakarta Pusat dalam operasi Cipta Kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru 2017, 19 Desember 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta -Dalam operasi Cipta Kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru, Kepolisian Resor Jakarta Pusat berhasil menyita sebanyak 1.311 petasan berbagai jenis. Mercon-mercon tersebut disita dari berbagai daerah di Jakarta Pusat sepanjang bulan Desember 2017.

    "Mercon-mercon ini hasil sitaan dari 565 Reskrim Jakpus, dan 746 hasil operasi jajaran di Jakpus," ujar Kepala Polres Jakarta Pusat Kombes Ruma Hutajulu saat jumpa wartawan di halaman Kapolres Jakarta Pusat, Selasa, 19 Desember 2017.

    Ia menjelaskan, mercon yang disita tersebut untuk menciptakan rasa aman dan tertib menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2017. Selain itu, hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi dari Kepala Polda Metro Jaya, Irjen Idham Aziz.
    Baca : Empat Korban Pabrik Petasan di ICU RSUD Tangerang Akhirnya Meninggal

    Sebelumnya, pihak Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya sudah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mengadakan razia petasan menjelang pergantian tahun ini.

    "Kapolda Metro Jaya sudah menyampaikan ke jajaran. Kami juga akan mengecek pengguna petasan," ujar juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, di kantornya, Senin, 18 Desember 2017.

    Operasi petasan dilakukan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan menjelang perayaan dua hari besar itu lantaran petasan dinilai membahayakan. "Intinya, ini menjadi kegiatan yang akan kami tingkatkan," ucapnya.

    Selain menggelar operasi petasan, Polda Metro Jaya menyiapkan 10 ribu personel untuk mengamankan kegiatan Natal dan Tahun Baru 2018. "Kami akan melaksanakan gelar operasi dengan sandi Lilin Jaya 2017," ujar Argo.

    Sementara itu, di Tangerang Selatan, Tim Penjinak Bom Gegana Mabes Polri diterjunkan guna melakukan Disposal atau memusnahkan 100 kilogram Potasium dengan cara diledakkan.

    "Dalam hitungan mundur, dari lima hingga nol, bahan peledak ini akan kami ledakan, mohon untuk berlindung atau menjauh dari lokasi peledakan," kata kepala tim Penjinak Bom Gegana Mabes Polri, Inspektur Dua Agung, Selasa, 19 Desember 2017.

    Agung juga mengatakan, setelah proses Disposal ini didiamkan selama 15 menit guna memastikan bahan peledak tersebut sudah aman atau belum untuk didekati.

    Setelah diledakkan, tim penjinak bom melihat dari kejauhan terlebih dulu, setelah itu mendekati lubang untuk memastikan Potasium tersebut sudah aman atau belum.

    Kepala Satuan reserse kriminal polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander mengatakan, pihaknya meminta bantuan dari tim penjinak bom untuk Disposal Potasium bahan baku petasan.

    "Harus segera dimusnahkan karena sangat berbahaya sekali, kalau terkena panas bisa meledak. Kami meminta bantuan penjinak bom dari Gegana untuk memusnahkannya," imbuhnya.

    Kepolisian resor Tangerang Selatan menyita bahan peledak jenis potasium atau bahan petasan yang berhasil didapatkan dari wilayah Pagedangan dan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang serta wilayah Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.