Penjarahan Toko Pakaian, Ini Pengakuan Pentolan Geng Motor Jepang

Puluhan pemuda anggota geng motor Jembatan Mampang (Jepang) menunggu pemeriksaan urine seusai penangkapan di Polresta Depok, Jawa Barat, 25 Desember 2017. Perampokan dan penjarahan itu terekam kamera CCTV di toko Fashion Fernando di Jalan Sentosa, Sukmajaya, Kota Depok. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Depok - Kepolisian Resor Kota Depok menangkap 26 anggota geng motor Jepang yang diduga menjarah toko pakaian Fernando di Jalan Sentosa, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Polisi menyita barang bukti sejumlah senjata tajam dan pakaian yang diduga hasil jarahan. “Ada enam sepeda motor yang kami sita juga,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryanana, Senin, 25 Desember 2017. Sampai berita ini ditulis, belum ada seorang pun yang ditetapkan sebagai tersangka.

Tempo sempat mewawancarai sejumlah anggota geng saat digelandang ke Polresta Depok. “Saya tidak ikut ngambil celana dan pakaian itu,” ucap satu remaja anggota geng motor tersebut yang ditangkap. Dia menyebut nama Andriansyah sebagai pentolan geng Jepang. Geng ini mengacu kepada kelompok remaja yang sering berkumpul di Jembatan Mampang, Depok.

Andriansyah, yang ikut ditangkap polisi, menuturkan, saat penjarahan, dia berada di kamar kosnya. “Saya lagi tidur, jadi saya tidak ikut,” ujar pemuda 23 tahun itu. Dia mengetahui ada penjarahan berdasarkan cerita teman-temannya. Bahkan dia menyebut nama Andika, yang kabarnya mendapat beberapa potong pakaian hasil jarahan. “Andika dapat celana Levis,” ujarnya.

Menurut Andriansyah, polisi sudah memperlihatkan rekaman pengawas atau CCTV saat penjarahan di toko pakaian Fernando. Ada satu pelaku yang dia kenal. “Panggilannya Jalai,” katanya. Meski sama-sama sering nongkrong di Jembatan Mampang, ia tidak terlalu akrab dengan Jalai.

Andriansyah juga mengenali tiga perempuan yang terekam CCTV. Mereka adalah Yufita, Afna, dan Bela. “Bela itu mantan istri Jalai,” ucapnya.

Sebelumnya, Komisaris Putu Aryana menuturkan tiga perempuan itu cukup berperan dalam geng Jepang. Mereka terlibat hampir di semua kegiatan geng. “Tapi, kalau untuk tawuran, anggota perempuan biasanya tidak diikutsertakan,” ujarnya.

Menurut juru bicara, Polresta Depok, Ajun Komisaris Sutrisno, berdasarkan keterangan penjaga toko, geng motor itu datang dari arah Jalan Juanda. Mereka tiba-tiba berhenti di depan toko dan masuk mengambil barang dagangan. Penjaga toko tak berani melawan karena anggota kelompok itu ada yang membawa senjata tajam. “Mereka mengambil kaus, jaket, dan celana jins, lalu kabur ke Jalan Tole Iskandar,” katanya.






Dua Geng Motor Berpapasan di Cilandak Lalu Serang Warga Hingga Tewas

12 hari lalu

Dua Geng Motor Berpapasan di Cilandak Lalu Serang Warga Hingga Tewas

Geng motor yang melintas di Jalan Haji Nawi Cilandak diteriaki warga. Emosi lalu menyerang warga hingga ada satu orang yang tewas.


Polda Metro Punya Program Police Goes to School untuk Cegah Tawuran Pelajar

13 hari lalu

Polda Metro Punya Program Police Goes to School untuk Cegah Tawuran Pelajar

Lewat program police goes to school, Polda Metro akan masuk ke sekolah-sekolah untuk mencegah tawuran pelajar.


Sopir Truk yang Dibuang di Bogor Rekayasa Kasus Demi Curi 25 Ton Gula

36 hari lalu

Sopir Truk yang Dibuang di Bogor Rekayasa Kasus Demi Curi 25 Ton Gula

Sopir truk sebelumnya mengaku dirampok lalu diikat dan dibuang ke Gunung Sindur, Bogor. Terungkap jika kasus ini rekayasa


Perampokan Sopir Truk yang Dibuang di Bogor Ternyata Hanya Bualan si Sopir

37 hari lalu

Perampokan Sopir Truk yang Dibuang di Bogor Ternyata Hanya Bualan si Sopir

Sopir truk yang dibuang di Bogor dan ditemukan dalam kondisi tangan dan kaki terikat mengaku korban perampokan. Nyatanya hanya rekayasa belaka.


Perampok di Depok Gasak Tas Berisi Rp 50 Juta dari dalam Mobil yang Bannya Kempes

37 hari lalu

Perampok di Depok Gasak Tas Berisi Rp 50 Juta dari dalam Mobil yang Bannya Kempes

Perampok di Depok beraksi siang hari. Menggasak tas berisi uang dari dalam mobil yang bannya kempes.


Demi Makan, Perampok Bunuh Korbannya dan Jual Ponsel Rp 30 Ribu di Tangsel

43 hari lalu

Demi Makan, Perampok Bunuh Korbannya dan Jual Ponsel Rp 30 Ribu di Tangsel

Polisi menangkap pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap wanita berinisial SL di sebuah kamar kos di Tangerang Selatan


Perampokan dengan Penyekapan di Disdik Tasikmalaya, Polisi: Kami Selidiki

53 hari lalu

Perampokan dengan Penyekapan di Disdik Tasikmalaya, Polisi: Kami Selidiki

Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dalam kasus perampokan dengan penyekapan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.


Polisi Kejar Pelaku Perampokan Minimarket di Otista

11 Juni 2022

Polisi Kejar Pelaku Perampokan Minimarket di Otista

Polres Jakarta Timur masih memburu dua orang bersenjata yang diduga melakukan perampokan minimarket di Jalan Otista Raya, Jatinegara


KontraS Kecam Pernyataan Kapolda Jawa Barat soal Tembak di Tempat untuk Begal

3 Juni 2022

KontraS Kecam Pernyataan Kapolda Jawa Barat soal Tembak di Tempat untuk Begal

Tembak di tempat sebagai upaya yang diambil oleh aparat penegak hukum harus tunduk pada standar yang telah digariskan internasional.


Pembunuh Kasus Mayat dalam Karung Mengambang di Danau Tangerang Ditangkap

1 Juni 2022

Pembunuh Kasus Mayat dalam Karung Mengambang di Danau Tangerang Ditangkap

Polisi menangkap pelaku pembunuhan terhadap pria yang mayatnya ditemukan dalam karung mengambang di danau. Bermula dari perampokan.