Sandiaga Uno Minta UMKM Bikin Merchandise Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung berfoto dengan maskot Asian Games 2018 (Bhin-Bhin, Atung dan Kaka) yang terpasang di Bandara Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 13 Desember 2017. ANTARA/Nova Wahyudi

    Sejumlah pengunjung berfoto dengan maskot Asian Games 2018 (Bhin-Bhin, Atung dan Kaka) yang terpasang di Bandara Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 13 Desember 2017. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjadi penyedia merchandise Asian Games 2018. Ajang olahraga itu akan diselenggarakan pada 18 Agustus sampai 2 September. 

    "Kita terus dikejar waktu, ini tujuh bulan lagi menuju Asian Games, tapi belum terasa demam Asian Games. Jadi saya mendorong bagaimana agar UMKM bekerja sama dengan IWAPI dibuat kemeriahan dari segi merchandise," kata Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta, Kamis, 4 Januari 2018.

    Sandiaga ingin agar kemeriahan ajang itu bisa dirasakan oleh warga DKI Jakarta dengan penjualan barang dan suvenir maskot Asian Games 2018. "Mulai meningkatkan animo masyarakat terhadap Asian Games," katanya menambahkan.

    Sandiaga berharap IWAPI dapat meningkatkan 20 persen omzet dari para pengusaha UMKM yang bergerak di bidang merchandise, khususnya berkaitan dengan Asian Games 2018.

    Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi memasang target penjualan merchandise Asian Games 2018 hingga Rp 2 miliar. "Kita harap dalam Asian Games besok, karena ini tingkatnya Asia, bisa Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar," ujar Irwandi di Balai Kota, Jakarta.

    Merchandise Asian Games 2018 itu di antaranya berupa kaus, boneka, gantungan, dan kunci topi. Barang-barang ini akan dijual kepada para turis dan atlet mancanegara, maupun warga Jakarta. Selain dijual di lokasi pertandingan Asian Games, barang-barang ini akan dijual pada beberapa mal di Jakarta.

    FADIYAH | TD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.