Senin, 28 Mei 2018

Membuka Oke Cleanup Sandiaga Uno Lempar Pantun

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengunjungi tempat pelelangan ikan di wilayah Kalibaru Jakarta Utara, Sabtu, 13 Januari 2017. TEMPO/Hendartyo Hanggi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengunjungi tempat pelelangan ikan di wilayah Kalibaru Jakarta Utara, Sabtu, 13 Januari 2017. TEMPO/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membuka acara Oke Cleanup Day di wilayah Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pagi tadi, Sabtu, 13 Januari 2018.

    Dalam pidatonya, Sandiaga Uno melemparkan pantun.

    "Ke danau sunter membakar ikan....Kurang kompak, jawabnya cakep...," kata Sandiaga di depan warga ketika membaca baris awal pantunnya di Cilincing.

    BacaSri Mulyani Mengkritik, Sandiaga Uno Sebut Gubernur Sebelumnya .

    Sandiaga pun melanjutkan pantunnya.

    "Ke danau sunter membakar ikan
    Beli sepatu ke Pasar Baru
    Mari bersama kita sukseskan
    Kampung hijau di Kalibaru."

    Sandiaga Uno tiba sekitar pukul 09.00 WIB mengenakan kemeja abu-abu. Ia mengapresiasi kegiatan Komunitas Jakarta Tersenyum yang menggagas acara bersih-bersih tersebut.

    "Jadi ini yang kita ingin agar kampung ini mudah-mudahan semakin bersih lagi amin, semakin banyak dikunjungi, dan menjadi kebersamaan kita semua di sini," ucapnya. 

    Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno juga meminta doa kepada warga untuk Gubernur Anies Baswedan dan dirinya.

    "Assalamuallaikum dari Pak Anies Baswedan. Mari kita doakan Pak Anies supaya dia sehat walafiat, supaya dia panjang umur, dan supaya Anies-Sandi diberikan ridho dan taufik hidayah dari Allah SWT," kata Sandiaga Uno.

    Seusai membuka acara Oke Cleanup Day, Sandiaga Uno melihat tempat pelelangan ikan di kawasan tersebut.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.