Sabtu, 18 Agustus 2018

Anies Baswedan Ingin Perayaan Natal Jadi Tradisi di DKI

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat kritiani menyanyikan lagu pujian pada Perayaan Natal Bersama Pemerintah Provinsi-masyarakat Kristen dan Katolik DKI Jakarta di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu, 13 Januari  2018. Tempo/Imam Hamdi

    Umat kritiani menyanyikan lagu pujian pada Perayaan Natal Bersama Pemerintah Provinsi-masyarakat Kristen dan Katolik DKI Jakarta di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu, 13 Januari 2018. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bakal menjadikan perayaan Natal bersama Pemerintah Provinsi DKI dengan masyarakat sebagai tradisi yang digelar setiap tahun. Bahkan Anies akan menjadikan perayaan hari besar agama lainnya sebagai kegiatan tahunan.

    "Ini (perayaan hari besar agama) menjadi tradisi baru di Ibu Kota," kata Anies dalam perayaan Natal bersama pemerintah provinsi dengan masyarakat Kristen dan Katolik Jakarta di JIExpo Kemayoran, Sabtu, 13 Januari  2018.  

    Anies menuturkan perayaan Natal bersama memang dia yang mengusulkan. Itu sebagai wujud Jakarta milik semua umat beragama. "Konsekuensinya pemerintah sebagai pemegang amanat konstitusi, maka pemerintah provinsi menjadi komponen utama penyelenggara kegiatan hari besar agama."

    Selain itu, Anies Baswedan mengapresiasi tujuh aras dan Keuskupan Agung Jakarta, yang membantu dan berinisiatif mendistribusikan perayaan Natal bersama ini. "Yang membuat acara ini berhasil adalah aras dan Keuskupan Jakarta, yang mendiskusikan begitu banyak untuk mewujudkan Ibu Kota yang lebih baik. Ke depan, kegiatan seperti ini akan digaungkan lagi," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Jurus Rusia Membalas Sanksi AS Terkait Sergei Skripal

    Berikut 5 hal yang mungkin Rusia sebagai retaliasi atas sanksi dari AS terkait kasus serangan racun novichok kepada Sergei Skripal dan putrinya.