Dituduh Hina PDI Perjuangan, Ahmad Shobirin Diperiksa Polisi

Reporter

Editor

Suseno

Ketua PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri memberi sambutan saat pengumuman calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Papua, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara dan Lampung di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, 4 Januari 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Bekasi - Polisi memeriksa seorang pria bernama Ahmad Shobirin setelah dilaporkan menghina PDI Perjuangan lewat unggahannya di media sosial. Pelapor adalah Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Bekasi, organisasi kepemudaan di bawah partai berlambang kepala banteng tersebut. “Yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Bekasi Ajun Komisaris Besar Rizal Marito, Sabtu, 13 Januari 2018.

Ahmad diantar ke kantor polisi oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Suleman. Langkah itu dilakukan karena Sulaeman khawatir Ahmad menjadi sasaran kemarahan kader partai. "Ini langsung ditindaklanjuti oleh kepolisian,” kata Ketua BMI Kabupaten Bekasi, Anwar.

Menurut Anwar, dalam akun sebuah media sosial, Ahmad Shobirin mengunggah tulisan yang mengarah pada ujaran kebencian. Adapun tulisan itu berbunyi, “Cuma orang Islam yang bego yang masih bertahan di PDI-Perjuangan dan Siapapun Calonnya yang penting bukan dari Banteng gila dan Partai Islam lainnya”.

Anwar menduga, unggahan Ahmad itu terkait dengan pemilihan kepala daerah yang akan digelar di sejumlah daerah. Kader PDI Perjuangan kemudian melacak pemilik akun itu, yang ternyata seorang pedagang di Kecamatan Tambun Selatan. “Dari sinilah kami kemudian melapor ke Polres,” ujarnya.






PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

3 hari lalu

PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menyebut Gubernur Anies Baswedan gagal memperbaiki transportasi Jakarta.


Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi di Jakarta, Disusul PSI dan Gerindra

5 hari lalu

Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi di Jakarta, Disusul PSI dan Gerindra

NSN melansir hasil surveinya yang menempatkan PDIP dan PSI menduduki peringkat teratas elektabilitas di DKI Jakarta.


Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

7 hari lalu

Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

Yustinus Prastowo turut mengomentari ramainya pembicaraan ihwal gunting pita antara politikus Partai Demokrat dengan politikus PDI Perjuangan.


The Red Carpet for Puan Maharani

8 hari lalu

The Red Carpet for Puan Maharani

House of Representatives (DPR) Speaker Puan Maharani met with Gerindra Party General Chair Prabowo Subianto on September 4.


Karpet Merah Puan Maharani

10 hari lalu

Karpet Merah Puan Maharani

Manuver Puan Maharani, mendapat restu dari ibunya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.


Megawati: Kenaikan Harga BBM Sudah Dipertimbangkan Matang

14 hari lalu

Megawati: Kenaikan Harga BBM Sudah Dipertimbangkan Matang

Megawati mengajak masyarakat memahami keputusan pemerintah mengurangi jumlah subsidi sehingga harga BBM mengalami penyesuaian.


Effendi Simbolon Mengaku Siap Dipertemukan dengan KSAD Dudung Abdurachman

15 hari lalu

Effendi Simbolon Mengaku Siap Dipertemukan dengan KSAD Dudung Abdurachman

Menurut Effendi Simbolon, tidak ada permasalahan maupun permusuhan antara dia dengan Dudung Abdurachman..


Deolipa Yumara Gugat Bharada E Cs Rp 15 Miliar, Sidang Ditunda Lagi karena Salah Alamat

16 hari lalu

Deolipa Yumara Gugat Bharada E Cs Rp 15 Miliar, Sidang Ditunda Lagi karena Salah Alamat

Sidang gugatan perdata Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin terhadap Bharada E Cs ditunda lagi sepekan.


Popularitas Pemimpin Perempuan Melonjak, Begini Elektabilitas Puan Maharani

19 hari lalu

Popularitas Pemimpin Perempuan Melonjak, Begini Elektabilitas Puan Maharani

PDI Perjuangan disebut akan mencalonkan Puan Maharani pada Pilpres 2024. KedaiKOPI melakukan riset opini publik tentang pemimpin perempuan.


Jokowi Soal Azwar Anas: Udah Sangat Ngerti yang Harus Dilakukan

23 hari lalu

Jokowi Soal Azwar Anas: Udah Sangat Ngerti yang Harus Dilakukan

Jokowi hanya berharap Azwar Anas bisa bekerja dengan cepat sehingga bisa membangun lingkungan birokrasi yang melayani di pemerintahan.