Selasar BEI Ambruk, Banyak Korban Tertimbun Konstruksi Beton

Reporter

Editor

Suseno

Ambruknya selasar Gedung BEI diduga terjadi sekitar pukul 11.40 WIB.

TEMPO.CO, Jakarta - Selasar di Bursa Efek Indonesia ( BEI ) ambruk, Senin, 15 Januari Ambruk. Korban diperkirakan mencapai puluhan orang. "Korbannya puluhan, banyak yang tertimbun," kata Setiaji, 45 tahun, pekerja di BEI. 

Bunyi konstruksi beton yang ambruk tersebut menimbulkan suara cukup keras. Bahkan bunyinya terdengar oleh pekerja-pekerja do lantai sembilan tempat Setiaji bekerja. "Terjadi kepanikan karena banyak orang yang ada di dekat tempat itu," ucapnya.

Konstruksi selasar yang ambruk terjadi saat jam makan siang, sekitar pukul 12.00. Saat ini terlihat puluhan mobil ambulans hilir mudik membawa para korban. "Saat kejadian memang banyak orang di bawahnya," ujar Setiaji.

Seorang saksi bernama Anggar, 50 tahun, mengatakan selasar itu berada di lantai 1 Gedung BEI Tower 2 dan biasa dilalui orang. "Yang jatuh itu seperti selasar yang ada balkon," ucapnya.






OJK Keluarkan Aturan Baru Stock Split dan Reverse Stock Saham, Ini Poinnya

15 hari lalu

OJK Keluarkan Aturan Baru Stock Split dan Reverse Stock Saham, Ini Poinnya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan regulasi terbaru yang secara khusus mengatur tentang pemecahan saham (stock split) dan penggabungan saham.


Auto Reject, Batas Kenaikan dan Penurunan Perdagangan Saham

16 hari lalu

Auto Reject, Batas Kenaikan dan Penurunan Perdagangan Saham

Auto rejection atas adaslah batas maksimum dari kenaikan harga sebuah saham dalam satu hari perdagangan bursa efek.


Lima Perusahaan yang Terancam Delisting dari Bursa Efek Indonesia

17 hari lalu

Lima Perusahaan yang Terancam Delisting dari Bursa Efek Indonesia

Saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) yang terancam delisting telah disuspensi selama 6 bulan dengan masa suspensi 24 bulan pada 16 Juli 2023.


Empat Perusahaan yang Listing di Bursa Efek dalam Dua Bulan Ini

17 hari lalu

Empat Perusahaan yang Listing di Bursa Efek dalam Dua Bulan Ini

Emiten baru yang melantai di bursa saham atau listing sebanyak 48 emiten.


Tentang Listing, Delisting, dan Relisting di Bursa Saham

17 hari lalu

Tentang Listing, Delisting, dan Relisting di Bursa Saham

Delisting adalah penghapusan saham dari daftar perusahaan publik di BEI Sahamnya tak dapat lagi diperdagangkan secara bebas.


OJK: 332 Emiten Catatkan Kenaikan Laba hingga 50,49 Persen Semester I 2022

19 hari lalu

OJK: 332 Emiten Catatkan Kenaikan Laba hingga 50,49 Persen Semester I 2022

OJK mencatat dana di pasar modal yang terhimpun hingga 31 Agustus 2022 mencapai Rp 1.168,75 triliun.


Sritex Terima Salinan Putusan MA Usai Lolos PKPU, Saham SRIL Segera Diperdagangkan Lagi?

25 hari lalu

Sritex Terima Salinan Putusan MA Usai Lolos PKPU, Saham SRIL Segera Diperdagangkan Lagi?

PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) atau Sritex menyatakan telah menerima salinan putusan MA. Sinyal saham SRIL bakal segera diperdagangkan lagi?


Hikayat Bursa Efek Indonesia, Kelanjutan Pasar Modal Pertama Zaman Kolonial 1912

28 hari lalu

Hikayat Bursa Efek Indonesia, Kelanjutan Pasar Modal Pertama Zaman Kolonial 1912

Bursa Efek Indonesia merupakan bursa efek tertua yang didirikan sejak zaman kolonial sebagai penunjang keberadaan VOC.


Garuda Indonesia Digugat Pailit oleh 2 Lessor di Australia, Begini Kronologinya

36 hari lalu

Garuda Indonesia Digugat Pailit oleh 2 Lessor di Australia, Begini Kronologinya

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. telah menerima gugatan winding up atau kepailitan yang diajukan oleh dua lessor-nya dari Australia.


Daftar Jadi Investor di Bursa Saham? Gampang Saja Kok Syaratnya

36 hari lalu

Daftar Jadi Investor di Bursa Saham? Gampang Saja Kok Syaratnya

Setoran dana awal akan berbeda-beda sesuai masing-masing broker saham, namun umumnya dapat dimulai dari senilai Rp 100 ribu.