Fly Over Pancoran Dibuka, DKI: Jembatan Tahan 50 Tahun

Reporter

Editor

Ali Anwar

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, Ahad, 14 Januari 2018, saat sedang memerika progres proyek flyover Pancoran, Jakarta Selatan, yang akan dibuka mulai besok pagi. Tempo/Fadiyah

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Bina Marga DKI Jakarta meyakinkan bahwa kekuatan konstruksi jalan layang atau fly over Pancoran, Jakarta Selatan, bisa tahan hingga 50 tahun ke depan. Kepala Seksi Pembangunan Tidak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Hananto mengatakan, konstruksi jalan layang tersebut memang dirancang dengan ketahanan 50 tahun.

"Bahkan, kekuatan konstruksi fly over ini bisa lebih dari 50 tahun," kata Hananto kepada Tempo saat pembukaan fly over Pancoran, Senin, 15 Januari 2018. Pembukaan jalan layang tersebut rencananya akhir Desember 2017. Namun, karena ada beberapa bagian yang belum selesai akhirnya pembukaan jalan ditunda sampai hari ini.

Hananto berujar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Komisi Keselamatan dan Terowongan Kementerian Perhubungan untuk membuka jalan layang itu, meski belum mendapatkan sertifikat laik fungsi (SLF). "Kami minta dahulu, nanti berikutnya baru diuji beban," ujar Hananto.

Menurut Hananto, uji beban jalan layang tersebut tidak akan memakan waktu lama. Uji beban akan dilakukan pekan ini. "Standar uji beban sesuai peraturan kementerian. Hanya membutuhkan waktu sejam. Nanti dilakukan saat kendaraan sepi," ucap Hananto.

Pemerintah membuka jalan layang itu meski belum mengantongi SLF, karena kebutuhan. Alasannya, tingkat kemacetan di Simpang Pancoran sudah cukup padat. "Ini untuk mencegah kemacetan yang semakin parah. Kami sudah mengirim surat untuk membuka jalan ini," ucap Hananto.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah membenarkan pemerintah telah mengoperasikan fly over Pancoran, sebelum mendapatkan SLF.

Menurut dia, pemerintah mempercepat karena kebutuhan untuk menggunakan jalan tersebut sudah mendesak. Alasannya, lalu lintas di Simpang Pancoran, terutama dari arah timur menuju barat sangat padat. "Permasalahan transportasi ini tidak bisa menunggu," kata Andri.

Meski belum mengantongi SLF, Andri memperkirakan konstruksi jalan layang itu sudah sesuai spesifikasi yang standar untuk bangunan fly over. Proses penyelesaian SLF, kata Andri, bisa dilakukan sambil pengoperasian jalan layang tersebut.

Andri menuturkan setiap jam dalam sehari kawasan Simpang Pancoran ada 11.306 unit kendaraan yang melintas. Sedangkan pada pagi hari arus lalu lintas dari arah timur mencapai 25,6 persen atau 2.914 kendaraan per jam. "Kami memperkirakan bisa mengurangi kemacetan dari arah timur bahkan sampai 60 persen," kata Andri.

Andri merinci pergerakan dari timur ke barat pada pagi hari mencapai 1.750 kendaraan per jam. Sedangkan, pergerakan dari timur ke utara 582 kendaraam perjam, dan dari timur ke timur atau timur ke selatan 583 kendaraan.

Dari data tersebut, kata Andri, pada pagi hari 60 persen kendaraan bergerak dari timur ke barat. Sedangkan, 20 persen kendaraan bergerak dari arah timur ke selatan dan 20 persen lagi dari timur ke utara.

"Kalau ditunda ya 60 persen kendaraan stak (karena macet)," ujarnya. "Pembukaan fly over Pancoran bisa mengurangi kemacetan sampai 60 persen di sana," ucap Andri.






Transjakarta Aktifkan Lagi Rute Summarecon Bekasi-Pancoran dan Ciputat-Kp Rambutan

2 hari lalu

Transjakarta Aktifkan Lagi Rute Summarecon Bekasi-Pancoran dan Ciputat-Kp Rambutan

Transjakarta kembali mengoperasikan dua layanan Non Bus Rapid Transit (Non BRT) untuk rute Summarecon Bekasi-Pancoran dan Ciputat-Kampung Rambutan


Rumah Pribadi Ferdy Sambo Dijaga Ketat, Petugas Keamanan: Beliau Orang Baru

51 hari lalu

Rumah Pribadi Ferdy Sambo Dijaga Ketat, Petugas Keamanan: Beliau Orang Baru

Petugas keamanan menjaga ketat gerbang masuk rumah pribadi mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Pancoran.


PT PGN Duga Kebocoran Gas di Cawang Akibat Aktivitas Pihak Ketiga

20 Juli 2022

PT PGN Duga Kebocoran Gas di Cawang Akibat Aktivitas Pihak Ketiga

TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) membenarkan telah terjadi kebocoran gas bumi di Cawang, Jakarta Timur hari ini sekitar pukul 11.00 WIB. Area Head PGN Jakarta Sheila Marlianty menyatakan kebocoran pipa diduga karena aktivitas pihak ketiga di sekitar lokasi.


Jasad Wanita yang Ditemukan Mengambang di Kali Krukut Masih Berada di RS Fatmawati

1 Juli 2022

Jasad Wanita yang Ditemukan Mengambang di Kali Krukut Masih Berada di RS Fatmawati

Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di jasad wanita yang diperkirakan berusia 30-40 tahun. Sejumlah saksi masih diminta keterangan.


Longsor di Pancoran, Warga Menunggu Pemprov DKI Jakarta dan BBWSCC

12 April 2022

Longsor di Pancoran, Warga Menunggu Pemprov DKI Jakarta dan BBWSCC

Longsor itu menimbun empat sepeda motor di dekat pintu masuk Apartemen Riverside, Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.


Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Pengendara Gerobak Motor hingga Tewas

14 Maret 2022

Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Pengendara Gerobak Motor hingga Tewas

Kecelakaan yang melibatkan Bus Transjakarta kembali terjadi. Kini seorang pengendara gerobak motor tewas ditabrak bus tersebut.


Lagi, Warga Desak Anies Cabut Pergub Penggusuran Era Ahok

24 Februari 2022

Lagi, Warga Desak Anies Cabut Pergub Penggusuran Era Ahok

Warga Pancoran Buntu II menggelar aksi unjuk rasa di depan balai kota mendesak Gubernur Anies Baswedan mencabut Pergub tentang penggusuran


TransJakarta Tutup Rute 13A dan 13B Mulai Hari Ini

22 Februari 2022

TransJakarta Tutup Rute 13A dan 13B Mulai Hari Ini

Pelanggan TransJakarta dari rute Puri Beta-Blok M (13A) dan Puri Beta-Pancoran (13B) dialihkan melalui rute Puri Beta-Dukuh Atas (13C)


Model Novi Amelia Bunuh Diri di Apartemen Kalibata, Polisi: Lompat dari Lantai 8

16 Februari 2022

Model Novi Amelia Bunuh Diri di Apartemen Kalibata, Polisi: Lompat dari Lantai 8

Kanit Reskrim Polsek Pancoran, Ajun Komisaris Abdullah mengatakan petugas keamanan apartemen sempat melihat Novi Amelia di balkon lantai 8


Ditemukan 91 Kasus di Jaksel, Cuma Satu Kecamatan yang Bebas Kasus Omicron

27 Januari 2022

Ditemukan 91 Kasus di Jaksel, Cuma Satu Kecamatan yang Bebas Kasus Omicron

Berdasarkan catatan Sudin Kesehatan Kota Jakarta Selatan, jumlah kasus Omicron bertambah 11 orang dalam lima hari terakhir.