Selasar BEI Ambruk, Ini Tiga Tiang Penyangga Tambahan di Tower 1

Tiga tiang penyangga dipasang di selasar Tower II BEI pasca-ambruknya selasar Tower I. Menurut petugas, tiang tersebut baru terpasang hari ini. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta -Pasca selasar Tower II Bursa Efek Indonesia atau BEI ambruk, membuat pengelola buru-buru memasang tiga tiang tambahan untuk menyangga selasar yang berada di Tower I. Selasar tersebut memiliki kesamaan konstruksi dengan selasar yang rubuh kemarin.

"Baru dipasang tadi pagi, saya juga baru lihat," ujar salah seorang Office Boy BEI yang tidak mau disebutkan namanya kepada Tempo, Selasa, 16 Januari 2018.

Tiga tiang penyangga tersebut dibuat dari susunan besi tiang steger. Agar tidak terlalu terlihat, tiang-tiang itu ditutup oleh sepanduk bermotif bunga.
Baca : Begini Histerisnya Pegawai Ketika Selasar Gedung BEI Ambruk

Selasar di dalam gedung BEI, tepatnya di Lantai Meizanin Tower Dua, runtuh pada Senin, 15 Januari 2018, sekitar pukul 12.20 WIB. Sebanyak 77 orang mengalami luka akibat kejadian itu.

Getaran keras akibat runtuhnya selasar terasa sampai lantai 29 gedung tersebut. Menurut saksi mata, selasar itu ambruk antara pukul 11.40 hingga 12.10.

Pakar konstruksi Universitas Indonesia Yuskar Lase mengatakan perlu audit bangunan bursa itu secara menyeluruh. Selain itu, ia menyebut sistem gantung yang digunakan untuk pembuatan selasar bisa ditambahkan dengan cara disanggah menggunakan kolom.

"Kedua sistem tidak ada yang salah. Tapi, kalau sistem gantung memang ada kelemahan. Sebab, kalau sistem gantung beton mengalami penarikan. Berbeda dengan sistem sanggah yang lebih kuat tekanannya," ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, perwakilan pihak pengelola gedung, yaitu Priska B. M. dari PT Chusman and Wakefield Indonesia, belum mengetahui perihal tiga tiang tersebut. "Nanti akan kami coba lihat lagi," ujarnya singkat soal tiga tiang baru di Tower I sehari setelah selasar BEI ambruk.






Suspensi, Penghentian Sementara Perdagangan Saham Bursa Efek Indonesia

9 hari lalu

Suspensi, Penghentian Sementara Perdagangan Saham Bursa Efek Indonesia

Suspensi berdasarkan permintaan dari anggota bursa sendiri, dapat dilakukan dengan ketentuan bahwa permohonan yang diajukan selambatnya 20 hari bursa.


OJK Keluarkan Aturan Baru Stock Split dan Reverse Stock Saham, Ini Poinnya

28 hari lalu

OJK Keluarkan Aturan Baru Stock Split dan Reverse Stock Saham, Ini Poinnya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan regulasi terbaru yang secara khusus mengatur tentang pemecahan saham (stock split) dan penggabungan saham.


Lima Perusahaan yang Terancam Delisting dari Bursa Efek Indonesia

29 hari lalu

Lima Perusahaan yang Terancam Delisting dari Bursa Efek Indonesia

Saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) yang terancam delisting telah disuspensi selama 6 bulan dengan masa suspensi 24 bulan pada 16 Juli 2023.


Sritex Terima Salinan Putusan MA Usai Lolos PKPU, Saham SRIL Segera Diperdagangkan Lagi?

37 hari lalu

Sritex Terima Salinan Putusan MA Usai Lolos PKPU, Saham SRIL Segera Diperdagangkan Lagi?

PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) atau Sritex menyatakan telah menerima salinan putusan MA. Sinyal saham SRIL bakal segera diperdagangkan lagi?


Hikayat Bursa Efek Indonesia, Kelanjutan Pasar Modal Pertama Zaman Kolonial 1912

40 hari lalu

Hikayat Bursa Efek Indonesia, Kelanjutan Pasar Modal Pertama Zaman Kolonial 1912

Bursa Efek Indonesia merupakan bursa efek tertua yang didirikan sejak zaman kolonial sebagai penunjang keberadaan VOC.


Hak Pemegang Saham, Inilah Jenis-jenis Dividen

8 Agustus 2022

Hak Pemegang Saham, Inilah Jenis-jenis Dividen

Dividen tunai dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk uang tunai. Jenis ini pula yang paling banyak digunakan.


Analis Ungkap Penyebab Saham Kebab Baba Rafi ARA di Hari Pertama

6 Agustus 2022

Analis Ungkap Penyebab Saham Kebab Baba Rafi ARA di Hari Pertama

Rovandi menanggapi harga saham pengelola jaringan waralaba Kebab Baba Rafi PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) yang terbang hingga ARA.


IHSG Menghijau 5 Hari Berturut-turut, Telkom hingga Allo Bank Pendorong Terkuat Hari Ini

5 Agustus 2022

IHSG Menghijau 5 Hari Berturut-turut, Telkom hingga Allo Bank Pendorong Terkuat Hari Ini

Telkom Indonesia (TLKM) menjadi saham penggerak terkuat IHSG pada sesi perdagangan hari ini dengan sumbangan 8,88 poin.


Kebab Baba Rafi Melantai di Pasar Modal, Harga Saham Langsung ARA

5 Agustus 2022

Kebab Baba Rafi Melantai di Pasar Modal, Harga Saham Langsung ARA

Emiten saham tersebut adalah pengelola jaringan waralaba Kebab Baba Rafi PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI).


BEI: Investor Asing Beli Bersih Rp 58,88 Triliun Sejak Awal Tahun

30 Juli 2022

BEI: Investor Asing Beli Bersih Rp 58,88 Triliun Sejak Awal Tahun

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono menyatakan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 58,88 triliun.