Selasar BEI Ambruk, Anies Baswedan Pelototi Gedung Ajukan SLF

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Senin, 15 Januari 2018. FOTO: Tempo/Hendartyo Hanggi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Senin, 15 Januari 2018. FOTO: Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan akan melakukan review terhadap gedung-gedung di wilayah DKI yang mengajukan sertifikat laik fungsi (SLF) setelah insiden selasar Tower II gedung Bursa Efek Indonesia atau BEI ambruk pada Senin kemarin.

    "Kebijakan kami kemarin sudah diputuskan, untuk semua gedung harus melakukan review kembali untuk bisa mendapatkan SLF. Jadi diaudit lagi semua," kata Anies di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Januari 2018.
    Baca : Bukan Kelebihan Beban, Ini Kata Pakar Konstruksi Soal Selasar BEI Ambruk

    Untuk kasus di BEI, Anies mengaku sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan audit untuk Tower 1, gedung lainnya yang masih merupakan milik BEI. "Karena selasar, konstruksi yang menggantung itu juga harus diaudit. Tadi malam mereka harusnya mulai," katanya.

    Adapun lokasi kejadian berada di Tower II gedung BEI. Korban dalam peristiwa itu mencapai 72 orang. Sebanyak 51 di antaranya masih dirawat dan sisanya sudah kembali ke rumah masing-masing. Sebanyak 26 dari 51 orang korban yang masih dirawat akan menjalani operasi hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.