Kasus Tanah, Sandiaga Uno Mengaku Belum Ada Panggilan dari Polda

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat meninjau Jakgrosir di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, 11 Januari 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku belum mendapat surat panggilan dari Kepolisian Daerah Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dugaan penipuan dan penggelapan atas penjualan lahan seluas 1 hektare di Tangerang, Banten.

"Untuk panggilan dari Polda, saya sendiri belum terima, tapi udah berseliweran. Saya harus pastiin ini hoax atau bukan. Tapi tim hukum lagi ngecek dan berkoordinasi dengan Polda," kata Sandiaga Uno di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 16 Januari 2018.

Baca juga: John Nainggolan Tidak Tahu Sahamnya Beralih ke Sandiaga Uno

Sejak kemarin, surat panggilan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah tersebar di media sosial. Sandiaga diminta hadir di Polda pada Kamis, 18 Januari 2018.

"Tentunya sebagai warga negara yang taat hukum, saya akan memenuhi panggilan seandainya itu memang menjadi keharusan kita," kata Sandiaga Uno.

Panggilan itu adalah yang kedua setelah ia pernah dijadwalkan untuk diperiksa pada 11 Oktober 2017. Saat itu, kuasa hukum Sandiaga Uno mengajukan penundaan pemeriksaan lantaran kliennya sibuk untuk mempersiapkan pelantikan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Pada panggilan kedua ini, surat ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Surat yang ditandatangani Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi itu terbit pada 15 Januari 2018.

Simak juga: Notaris Henny Singgih Mengaku Tidak Kenal Sandiaga Uno

Surat itu dikirimkan lantaran kepolisian tak kunjung mendapatkan jawaban dan kepastian dari kuasa hukum Sandiaga Uno ihwal kesediaannya hadir untuk diperiksa.

Sandiaga Uno dan rekannya dilaporkan ke pihak kepolisian sejak 8 Maret 2017. Pelapor yang bernama Fransiska Kumalawati Susilo itu mengatakan kejadian bermula pada 2012. Saat itu, kata dia, Sandiaga dan rekan bisnisnya, Andreas Tjahyadi, menjual satu hamparan lahan seluas hampir 1 hektare seharga Rp 12 miliar. "Satu hamparan tersebut ada tiga sertifikat," ujarnya.

FADIYAH






Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

3 hari lalu

Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

Sandiaga menyatakan sudah saatnya Indonesia menerapkan pariwisata berbasis masyarakat, berkelanjutan dan inklusif.


Tidak Hanya Raja Ampat, Papua Barat Memiliki Banyak Wisata Unggulan, Cek Tempatnya

4 hari lalu

Tidak Hanya Raja Ampat, Papua Barat Memiliki Banyak Wisata Unggulan, Cek Tempatnya

Selain Raja Ampat, tidak hanya alamnya yang indah, Papua Barat memiliki banyak tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi. Cek daftarnya.


Batik Lasem dari Rembang Akan Jadi Cinderamata Acara G20

4 hari lalu

Batik Lasem dari Rembang Akan Jadi Cinderamata Acara G20

Batik Lasem yang dibuat dengan pewarna alami sejalan dengan pilar G20, yaitu sustainibility.


Destinasi Wisata di Indonesia Akan Gunakan Kendaraan Listrik

5 hari lalu

Destinasi Wisata di Indonesia Akan Gunakan Kendaraan Listrik

Dengan penggunaan kendaraan listrik, Sandiaga Uno berharap pariwisata di Indonesia ke depannya bisa lebih ramah lingkungan.


Sandiaga Uno Minta Tak Ada Lagi yang Lakukan Catcalling ke Wisatawan

5 hari lalu

Sandiaga Uno Minta Tak Ada Lagi yang Lakukan Catcalling ke Wisatawan

Salah seorang wisatawan di Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara sebelumnya mengeluh mengalami catcalling.


Sandiaga Tegur Pelaku Catcalling yang Ganggu Wisatawan: Super Annoying

5 hari lalu

Sandiaga Tegur Pelaku Catcalling yang Ganggu Wisatawan: Super Annoying

Sandiaga mengatakan perbuatan pelecehan seksual verbal itu mengganggu kenyamanan para pelancong.


Kisah Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi, Siapa Paling Tajir?

6 hari lalu

Kisah Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi, Siapa Paling Tajir?

Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi hingga menjadi menteri kabinet Jokowi. Tapi, di antara ketiganya siapa paling tajir?


Sandiaga Undang Investor Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali, Peluang Investasi Rp 320 M

6 hari lalu

Sandiaga Undang Investor Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali, Peluang Investasi Rp 320 M

Sandiaga Salahuddin Uno mengundang investor untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan infrastruktur dan penunjang pariwisata.


Sandiaga Klaim Investasi Senilai Rp 320 Miliar Siap Masuk Nusa Penida

6 hari lalu

Sandiaga Klaim Investasi Senilai Rp 320 Miliar Siap Masuk Nusa Penida

Menurut Sandiaga, selain Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan merupakan destinasi yang menarik bagi pemodal.


Polusi Suara di Bali, Sandiaga Uno: Desibel Suara Kini Maksimal 70 untuk Outdoor

7 hari lalu

Polusi Suara di Bali, Sandiaga Uno: Desibel Suara Kini Maksimal 70 untuk Outdoor

Sandiaga mengumumkan hasil kesepakatan di antara pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif Bali khususnya di Desa Canggu, Kabupaten Badung, terkait permasalahan polusi suara.