Pelecehan Seksual di Depok, Korban: Yang Gini Tak Bisa Didiemin

Polisi berhasil menangkap pelaku pelecehan seksual di depok yang videonya viral. Pelaku mengaku khilaf dan tidak ada niatan untuk melakukan pelecehan seksual tersebut. TEMPO/Irsyan Hasyim

TEMPO.CO, Jakarta - Korban pelecehan seksual oleh pengendara motor, AFS, 29 tahun, mengatakan, dia memberanikan diri melaporkan kasus yang menimpanya ke polisi. Hal itu dilakukan karena dia menentang segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, apalagi terkait dengan pelecehan sekusual.

“Saya enggak bakalan biarin kejadian ini begitu saja,” kayanya kepada Tempo, Rabu, 17 Januari 2018. Menurut AFS, kekerasan seksual pada perempuan dan anak tidak boleh dibiarkan tanpa penindakan hukum.

Kalau para korban tidak melaporkan kejadian yang dialaminya, kata dia, maka akan ada kejadian serupa yang akan dialami orang lain. “Hal yang kayak gini enggak bisa didiemin saja. Enggak menutup kemungkinan pelaku melakukan hal tersebut ke orang lain dengan cara serupa,” ujarnya.

Menurut AFS, kalau tidak ada penindakan hukum maka pelaku akan merasa aman untuk melakukan hal serupa pada masa berikutnya. “Ngerasa enggak ada hukum yang menjerat dan enggak ada bukti. Jadi, dia leluasa berbuat kayak gitu lagi ke orang lain. Menurut saya, harus di hukum,” ucapnya.

Perilaku tersangka, kata AFS, sudah menjatuhkan harga diri perempuan. “Membuat perempuan menjadi tidak aman. Saya malah masih takut keluar rumah kalau sendirian” tuturnya.

Kepolisian Resor Kota Depok menangkap pria berinisial IST, 29 tahun, pengendara sepeda motor yang melakukan pelecehan seksual pada AFS. Penangkapan dilakukan cukup mudah. Adapun kejadian tersebut terekam kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV).

Kepolisian Resor Kota Depok menangkap IST, di kawasan Mekarsari, Depok, Senin, 15 Januari 2018. AFS menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan IST pada 12 Januari 2018. Saat itu, AFS sedang berjalan di Jalan Kemiri Muka menuju Stasiun Pondok Cina, Depok. Tiba-tiba ada pengendara motor dari sebelah kanan, menghampiri, langsung meremas daerah sensitif AFS.

AFS mengaku amat terkejut. Badannya gemetaran. Sedangkan pelaku IST langsung melajukan kendaraannya ke Jalan Margonda. AFS tidak mengenali pelaku karena pelalu mengenakan helm. IST ditangkap berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana mengatakan pelaku berinisial IST melakukan pelecehan dengan motif spontan. Pelaku mengaku sudah setahun berstatus duda setelah istrinya meninggal.

"Sebelum kejadian, pelaku berencana membeli pulsa. Begitu melihat korban dan situasi sepi, muncul niat untuk meremas dada korban," ujarnya menuturkan versi pelaku. Pelaku ini, kata Putu, sudah tidak bekerja sejak November 2017.

Terkait dengan kemungkinan IST melakukan pelecehan seksual kepada perempuan lain, kata Putu, tersangka tidak mengakui. "Kami masih mendalami hal tersebut," tuturnya.






Keberatan Soal Pelecehan Seksual Brigadir J, Deolipa Yumara Gugat Komnas HAM dan Komnas Perempuan ke PTUN

1 hari lalu

Keberatan Soal Pelecehan Seksual Brigadir J, Deolipa Yumara Gugat Komnas HAM dan Komnas Perempuan ke PTUN

Komnas HAM dan Komnas Perempuan diminta menarik kembali pernyataan resmi soal dugaan pelecehan seksual Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.


Dampak Pelecehan Seksual, Anak Depresi dan Mau Bunuh Diri

2 hari lalu

Dampak Pelecehan Seksual, Anak Depresi dan Mau Bunuh Diri

Psikolog menyebut anak di bawah umur yang mengalami pelecehan seksual bisa mengalami depresi berat dan menyebabkan ingin bunuh diri.


Skandal Pelecehan Seks Uskup Belo, Vatikan: Sudah Diberi Sanksi Sejak 2019

5 hari lalu

Skandal Pelecehan Seks Uskup Belo, Vatikan: Sudah Diberi Sanksi Sejak 2019

Vatikan mengkonfirmasi bahwa Uskup Belo telah berada di bawah sanksi disiplin selama dua tahun terakhir atas tudhan pelecehan seksual


Top 3 Dunia: Uskup Belo Dituding Pelaku Pelecehan Seksual

6 hari lalu

Top 3 Dunia: Uskup Belo Dituding Pelaku Pelecehan Seksual

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 29 September 2022 diawali oleh kabar Uskup Belo dituding melakukan pelecehan seksual


Sosok Uskup Belo, Tokoh Timor Leste yang Diduga Terlibat Pelecehan Seksual

6 hari lalu

Sosok Uskup Belo, Tokoh Timor Leste yang Diduga Terlibat Pelecehan Seksual

Uskup Belo dan Ramos-Horta dianugerahi Nobel Perdamaian pada 1996 atas upaya mereka meraih solusi yang adil dan damai dalam konflik di Timor Leste.


Vatikan Tanggapi Dugaan Pelecehan Seksual Uskup Belo

6 hari lalu

Vatikan Tanggapi Dugaan Pelecehan Seksual Uskup Belo

Vatikan akan memeriksa informasi terkait laporan majalah Belanda mengenai pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Uskup Belo dari Timor Leste.


Peraih Nobel Perdamaian Uskup Belo dari Timor Leste Dituding Lecehkan Anak Laki-laki

7 hari lalu

Peraih Nobel Perdamaian Uskup Belo dari Timor Leste Dituding Lecehkan Anak Laki-laki

Media Belanda menyebut bahwa Uskup Belo dari Timor Leste pernah melecehkan anak laki-laki. Uskup Belo adalah perah Nobel Perdamaian.


Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

7 hari lalu

Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

Polres Metro Depok menetapkan pelaku pelecehan seksual di KRL sebagai tersangka. Terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.


Constance Wu Alami Pelecehan Seksual dari Produser Stikom Fresh Off the Boat

8 hari lalu

Constance Wu Alami Pelecehan Seksual dari Produser Stikom Fresh Off the Boat

Telah lama diam, Constance Wu akhirnya mengaku mengalami banyak pelecehan seksual dan intimidasi saat membintangi Fresh Off the Boat.


KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

11 hari lalu

KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

KAI Commuter menyatakan sudah melakukan berbagai upaya agar pelecehan seksual tak terjadi. Tapi mengapa terus berulang?