Pejabat Ombudsman Sidak ke Tanah Abang, Tuding PKL Langgar UU

Reporter

Adrianus Meliala, anggota Ombudsman RI yang juga mantan anggota Kompolnas di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 15 Juni 2016. TEMPO/Inge

TEMPO.CO, Jakarta – Komisioner Ombudsman RI Adrianus Meliala mendatangi Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk mengawasi langsung penataan pedagang kaki lima atau PKL yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.  Kedatangan Adrianus dan rombongan pada Rabu sore 17 Januari 2018 itu mengundang perhatian pengunjung dan PKL.

Sebagian orang mengira pejabat yang datang saat itu adalah Anies Baswedan.

"Siapa sih yang datang ini?" kata salah seorang ibu berkerudung yang sedang berbelanja baju. Ia kemudian berjinjit karena pandangannya tertutup kerumunan orang yang mengelilingi Adrianus.

"Oh pak Anies datang, pak Anies," teriak Rusman berusia 34 tahun yang merupakan pedagang baju. "Ada Gubernur tuh Gubernur," ujar PKL yang lain. 

Dalam kunjungannya tersebut, Adrianus satu per satu menyusuri deretan PKL. Sesekali ia berhenti di depan lapak, dan berbincang santai dengan sang penjual.

Dengan lugas Adrianus berujar kepada salah seorang PKL, Fikah berusia 40 tahun, bahwa dirinya tidak setuju dengan penataan PKL Tanah Abang.

"Ini banyak yang dilanggar nih undang-undangnya. Tidak apa-apa ya melanggar peraturan biar untungnya besar?," tanya Adrianus. Seketika Fikah menjawab sambil tersenyum,"Jangan disebut melanggar peraturan dong pak, kan yang penting tertib kan pak"

Adrianus pun terus menyusuri deretan pedagang baju. Sambil berjalan, ia kerap berbincang dengan  Kepala Kepolisian Sektor Tanah Abang AKBP Lukman Cahyo yang mendampinginya selama inspeksi.

Tidak lama berselang, Adrianus pun kembali berhenti di depan lapak baju saat salah seorang pedagang, Bram Sasongko meneriakinya.

"Pak tolong bikin MCK (Mandi Cuci Kakus) di sini pak," ujarnya. Menurut Bram, para pedagang kesulitan untuk buang air kecil atau besar karena jarak WC yang terlalu jauh.

"Loh, kan sudah disedakan tempat, dikasih rest area, dan mau dikasih MCK juga? Asik ya kalau begitu ya," jawab Adrianus santai.

Bram mengatakan jarak dari lapaknya ke MCK yang ada di Jalan Jati Baru Raya adalah sekitar 300 meter. Meskipun begitu pria berusia 45 tahun itu berkata bahwa dirinya berharap dapat terus berdagang di Jalan Jati Baru Raya, karena keuntungannya meningkat.

Adrianus pun akhirnya berterima kasih kepada para pedagang karena telah menerima kehadirannya di sana. Ia mengatakan akan menampung keluhan masyarakat agar nantinya menjadi masukan bagi Pemprov DKI.

Usai inspeksi Adrianus kemudian bertemu dengan awak media. Ia mengatakan dalam penataan Tanah Abang ini ada ketentuan administratif yang dilanggar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Ada undang-undang tentang ketertiban umum, pedestrian, tentang trotoar yang dilanggar di sini," ujarnya.

Adrianus Meliala mengatakan Ombudsman akan terus melakukan kajian terkait dengan penataan PKL Tanah Abang untuk mencegah terjadinya maladminstrasi.






Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

55 menit lalu

Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

Pemprov DKI memindahkan PKL yang biasa berdagang di Kota Tua ke lokasi binaan di Taman Kota Intan


Target Pembangunan Rumah DP Nol Rupiah Dikurangi, Wagub: Sesuaikan Waktu Pj Gubernur

1 jam lalu

Target Pembangunan Rumah DP Nol Rupiah Dikurangi, Wagub: Sesuaikan Waktu Pj Gubernur

Dalam RPD DKI Jakarta 2023-2026, Anies Baswedan menurunkan target rumah DP nol rupiah menjadi 9 ribu unit


Anies Baswedan Kurangi Target Pembangunan Rumah DP Nol Rupiah Jadi 9.081 Unit

2 jam lalu

Anies Baswedan Kurangi Target Pembangunan Rumah DP Nol Rupiah Jadi 9.081 Unit

Dalam RPD DKI Jakarta 2023-2026, Anies Baswedan menurunkan target rumah DP nol rupiah menjadi 9 ribu unit dengan alasan masalah penyediaan lahan


Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

5 jam lalu

Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

DKI Jakarta mengoperasikan kawasan Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) Pantai Maju Jakarta untuk bermain layang-layang.


Riza Patria dan Anies Baswedan Dukung Siapa Pun Pj Gubernur DKI Pilihan Jokowi

6 jam lalu

Riza Patria dan Anies Baswedan Dukung Siapa Pun Pj Gubernur DKI Pilihan Jokowi

Riza Patria sebut dia dan Anies Baswedan mendukung Pj Gubernur DKI pilihan Jokowi menggantikan posisinya.


Riza Patria Belum Tahu Pulau Reklamasi Pulau G untuk Hunian, dalam Pembahasan

6 jam lalu

Riza Patria Belum Tahu Pulau Reklamasi Pulau G untuk Hunian, dalam Pembahasan

Ahmad Riza Patria menyebutkan, daratan hasil reklamasi di Teluk Jakarta, atau pulau reklamasi, Pulau G, sebagai zona ambang untuk hunian.


Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

8 jam lalu

Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

NSN mengungkapkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin melorot yang mencapai 30,3 persen.


Fasilitas Terbaru TIM Pasca Direvitalisasi

9 jam lalu

Fasilitas Terbaru TIM Pasca Direvitalisasi

Rencananya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal meresmikannya besok Senin. Berikut sejumlah fasilitas anyar dalam revitalisasi TIM.


Calon Gubernur DKI 2024, Survei: Risma Kalahkan Anies Baswedan, Ada Gibran dan Grace Natalie

11 jam lalu

Calon Gubernur DKI 2024, Survei: Risma Kalahkan Anies Baswedan, Ada Gibran dan Grace Natalie

NSN mengungkapkan, mantan Ketua Umum PSI Grace Natalie masuk bursa Calon Gubernur DKI Jakarta untuk Pemilihan Gubernur 2024.


Anies Baswedan Jadikan Pulau Reklamasi Kawasan Permukiman, DPRD DKI: Sesuai Perpres Jokowi

21 jam lalu

Anies Baswedan Jadikan Pulau Reklamasi Kawasan Permukiman, DPRD DKI: Sesuai Perpres Jokowi

DPRD DKI menilai keputusan Anies Baswedan soal pulau reklamasi Pulau G telah sesuai aturan hukum dan mengacu Peraturan Presiden.