Diperiksa Polisi, Sandiaga Uno Diberondong 8 Pertanyaan

Reporter

Editor

Ali Anwar

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melambaikan tangan kepada wartawan saat memasuki ruangan pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan tanah di Polda Metro Jaya, Jakarta, 18 Januari 2018. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memenuhi pemanggilan kepolisian atas dugaan kasus penggelapan dan penjualan tanah seluas satu hektare di Tangerang, Kamis, 18 Januari 2018. Sandiaga mengatakan dia diberondong delapan pertanyaan tentang penjualan tanah dan likuiditas PT Japirex.

"Ada beberapa pertanyaan yang sudah saya klarifikasi semua tentang tanah yang dalam proses likuidasi (PT Japirex)," kata Sandiaga Uno seusai pemeriksaannya di kantor Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Sandiaga Uno terseret kasus dugaan penggelapan dan penjualan tanah seluas satu hektare di Jalan Curug Raya, Desa Kadu, Tangerang. Nama Sandiaga Uno disebut oleh rekan bisnisnya di PT Japirex, yang telah ditetapkan menjadi tersangka, Andreas Tjahyadi.

"Kami sudah memeriksa saksi ahli. Dan menetapkan seorang tersangka dalam kasus ini yang bernama Andreas," kata juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono.

Penipuan yang diduga dilakukan Andreas dan Sandiaga Uno, dilaporkan Fransiska Kumalawati Susilo ke pihak kepolisian sejak 8 Maret 2017. Sandiaga dan Andreas menjual satu hamparan lahan seluas hampir satu hektare seharga Rp 12 miliar pada 2012.

Dalam satu hamparan tersebut terdapat tiga lahan. Satu bidang di lahan tersebut ada tanah milik Djoni Hidayat seluas 3.000 meter, yang ikut dijual oleh perusahaan milik Sandiaga dan Andreas, yakni PT Japirex. Sandiaga dan Andreas membalik nama sertifikat lahan milik Djoni ke perusahaan mereka itu.

Sandiaga Uno mengatakan akan kooperatif jika polisi membutuhkan keterangan tambahan terhadap dirinya yang terbawa dalam pusaran kasus penggelapan tanah tersebut. "Kalau diperlukan saya akan datang ke sini. Saya akan kooperatif," ucap Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno berujar, sebelumnya dia telah dilaporkan dengan kasus dan orang yang sama terkait dengan masalah ini. Sandiaga yakin tidak bersalah dalam kasus ini. Untuk itu, sebagai warga yang taat hukum, dia menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk menyelidiki kasus ini. "Saya mendukung proses investigasi dan proses yang memenuhi syarat sesuai kaidah hukum. Tentunya kami akan kooperatif," katanya.






Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

4 hari lalu

Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

Sandiaga menyatakan sudah saatnya Indonesia menerapkan pariwisata berbasis masyarakat, berkelanjutan dan inklusif.


Tidak Hanya Raja Ampat, Papua Barat Memiliki Banyak Wisata Unggulan, Cek Tempatnya

4 hari lalu

Tidak Hanya Raja Ampat, Papua Barat Memiliki Banyak Wisata Unggulan, Cek Tempatnya

Selain Raja Ampat, tidak hanya alamnya yang indah, Papua Barat memiliki banyak tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi. Cek daftarnya.


Batik Lasem dari Rembang Akan Jadi Cinderamata Acara G20

5 hari lalu

Batik Lasem dari Rembang Akan Jadi Cinderamata Acara G20

Batik Lasem yang dibuat dengan pewarna alami sejalan dengan pilar G20, yaitu sustainibility.


Destinasi Wisata di Indonesia Akan Gunakan Kendaraan Listrik

5 hari lalu

Destinasi Wisata di Indonesia Akan Gunakan Kendaraan Listrik

Dengan penggunaan kendaraan listrik, Sandiaga Uno berharap pariwisata di Indonesia ke depannya bisa lebih ramah lingkungan.


Sandiaga Uno Minta Tak Ada Lagi yang Lakukan Catcalling ke Wisatawan

5 hari lalu

Sandiaga Uno Minta Tak Ada Lagi yang Lakukan Catcalling ke Wisatawan

Salah seorang wisatawan di Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara sebelumnya mengeluh mengalami catcalling.


Sandiaga Tegur Pelaku Catcalling yang Ganggu Wisatawan: Super Annoying

6 hari lalu

Sandiaga Tegur Pelaku Catcalling yang Ganggu Wisatawan: Super Annoying

Sandiaga mengatakan perbuatan pelecehan seksual verbal itu mengganggu kenyamanan para pelancong.


Kisah Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi, Siapa Paling Tajir?

6 hari lalu

Kisah Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi, Siapa Paling Tajir?

Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi hingga menjadi menteri kabinet Jokowi. Tapi, di antara ketiganya siapa paling tajir?


Sandiaga Undang Investor Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali, Peluang Investasi Rp 320 M

6 hari lalu

Sandiaga Undang Investor Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali, Peluang Investasi Rp 320 M

Sandiaga Salahuddin Uno mengundang investor untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan infrastruktur dan penunjang pariwisata.


Sandiaga Klaim Investasi Senilai Rp 320 Miliar Siap Masuk Nusa Penida

7 hari lalu

Sandiaga Klaim Investasi Senilai Rp 320 Miliar Siap Masuk Nusa Penida

Menurut Sandiaga, selain Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan merupakan destinasi yang menarik bagi pemodal.


Polusi Suara di Bali, Sandiaga Uno: Desibel Suara Kini Maksimal 70 untuk Outdoor

7 hari lalu

Polusi Suara di Bali, Sandiaga Uno: Desibel Suara Kini Maksimal 70 untuk Outdoor

Sandiaga mengumumkan hasil kesepakatan di antara pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif Bali khususnya di Desa Canggu, Kabupaten Badung, terkait permasalahan polusi suara.