Soal Becak, Kenapa Anies Baswedan Tuduh Banyak yang Belum Move On

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memimpin apel pembukaan Lintas Jaya 2018 di lapangan IRTI Monas, Jakarta, 16 Januari 2018. Anies meminta agar semua pelanggaran itu ditertibkan melalui Operasi Lintas Jaya 2018. TEMPO/Rio Maldini Burhan Nibras

TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai banyak orang yang masih terjebak memori lama dalam melihat masalah pengoperasian becak di Ibu Kota. "Memorinya masih becak di tahun 1970an dan 1980an," kata dia di Balai Kota Jakarta, Jumat, 19 Januari 2018.

Menurut Anies Baswedan, pemikiran seperti itu yang menimbulkan sejumlah kritik saat dia berencana melegalkan kembali becak beroperasi di DKI Jakarta.

Salah satu kritik datang dari mantan Gubernur DKI Sutiyoso atau Bang Yos. Dia menganggap, pelegalan kembali becak akan menyebabkan masuknya tukang becak dari daerah luar Jakarta.
Baca : Cerita Optimis dan Pesimis Abang Becak Atas Niat Anies Baswedan

Namun Anies menilai problem itu tidak akan terjadi. Sebab, kata dia, becak memiliki pasar yang spesifik dan terbatas, yaitu hanya kepada ibu-ibu yang belanja di pasar, anak-anak sekolah dan permintaannya pun hanya di daerah pemukiman.

Selain itu, menurut Anies, saat ini masyarakat juga sudah punya banyak pilihan moda transportasi lain, seperti ojek online dan taksi. Sehingga permintaan pada moda transportasi becak tidak akan bertambah.
Penumpang bernegosiasi sebelum menaiki transportasi becak di Cilincing, Jakarta Utara, 17 Januari 2018. Becak dilarang beroperasi di DKI Jakarta berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. TEMPO/Fakhri Hermansyah

Dengan permintaan yang terbatas, maka urbanisasi tukang becak dari daerah tak mungkin terjadi. "Jadi kalau enggak ada permintaan maka jumlah becak akan turun," kata dia.

Oleh sebab itu, Anies berharap masyarakat mau mengubah paradigma soal becak dengan keadaan jaman sekarang. Dia mengklaim saat kebijakan becak sudah ada, maka masyarakat akan merasakan manfaatnya.

Anies bahkan mengatakan saat kebijakan soal becak sudah ada, respon masyarakat akan sama seperti saat pemerintah DKI mulai membangun hunian tanpa uang muka, kemarin. Dia mengklaim kebijakan hunian vertikal tersebut banyak mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

"(Awalnya) Semuanya menganggap itu ga bisa jalan, tapi ketika ada kebijakan lengkap baru kami umumkan," kata Anies Baswedan soal ribut-ribut rencana legalisasi becak di Ibukota Jakarta.






Majelis Syuro PKS Tetapkan Kriteria Capres 2024 Religius Nasionalis

1 jam lalu

Majelis Syuro PKS Tetapkan Kriteria Capres 2024 Religius Nasionalis

PKS disebut-sebut bakal menjalin koalisi bersama Partai NasDem dan Partai Demokrat.


Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

2 jam lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, Puan Maharani: Saat Ini Kita Sedang Berduka

3 jam lalu

NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, Puan Maharani: Saat Ini Kita Sedang Berduka

Puan Maharani mengatakan tiap partai politik memiliki mekanisme masing-masing untuk memilih calonnya.


Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

4 jam lalu

Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

Partai Nasdem resmi usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Pada 2014, Nasdem menjadi partai pertama mendukung PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres.


5 Tahun Anies Baswedan Jadi DKI 1, Seperti Apa Pengembangan Transportasi Umum di Jakarta?

8 jam lalu

5 Tahun Anies Baswedan Jadi DKI 1, Seperti Apa Pengembangan Transportasi Umum di Jakarta?

Anies Baswedan segera mengakhiri jabatannya sebagai Gubernur DKI. Apa saja pengembangan transportasi umum yang sudah berjalan di DKI?


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

8 jam lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Riza Patria: Pak Anies Tak Pernah Campur Adukkan Urusan di DKI dan Politik

8 jam lalu

Riza Patria: Pak Anies Tak Pernah Campur Adukkan Urusan di DKI dan Politik

"Pak Anies memahami, selama ini, kan tidak mencampuradukkan urusan DKI dengan urusan politik," kata Wagub DKI Riza Patria


Anies Jadi Capres NasDem, Riza Patria: Saya Pilih Prabowo Subianto

10 jam lalu

Anies Jadi Capres NasDem, Riza Patria: Saya Pilih Prabowo Subianto

"Partai saya, Partai Gerindra bersepakat mengusung Pak Prabowo sebagai capres pada Pemilu 2024," kata Riza Patria


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

11 jam lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

11 jam lalu

Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

Agung Baskoro menilai deklarasi Anies sebagai sebagai capres oleh NasDem bakal membuat poros politik yang eksis semakin mengerucut.