Tewaskan Pelajar SMP, Sopir Transjakarta Diperiksa Polisi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memblokir jalur bus TransJakarta dengan meletakkan pot bunga di lokasi tertabraknya seorang anak di Mampang Prapatan, Jakarta, (9/2). TEMPO/Tony Hartawan

    Warga memblokir jalur bus TransJakarta dengan meletakkan pot bunga di lokasi tertabraknya seorang anak di Mampang Prapatan, Jakarta, (9/2). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pelajar tewas tertabrak bus Transjakarta, di Jalan Buncit Raya. Sopir bus Transjakarta langsung menjalani pemeriksaan di Unit Kecelakaan Polda Metro Jaya, Jumat, 19 Januari 2018. Pelajar bernama Fikri, 12 tahun, dihantam bus Transjakarta yang melaju kencang dari arah Ragunan menuju Mampang, sekitar pukul 13.00.

    Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Mardiaz Kusin mengatakan, saat ini, sopir bus Transjakarta dan bus Transjakarta bernomor polisi B 7231 TGC dibawa ke Unit Laka Polda Metro. "Sopir akan menjalani pemeriksaan," katanya.

    Ia menuturkan korban tewas seketika akibat benturan keras di kepalanya. Saat itu, korban ingin pulang ke rumah setelah sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 238. Jenazah korban, saat ini, sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. "Kepalanya pecah," ujarnya.

    Hubungan Masyarakat Transjakarta, Wibowo, mengatakan sudah mendapat informasi ihwal kecelakaan tersebut. Saat ini, pihaknya sedang mengumpulkan informasi untuk mengetahui kronologi kejadian. "Tentunya sopir kami juga sudah ada standar kelayakannya," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.