Forum Komunitas Hijau Sarankan Kampus UIII Punya Ruang Terbuka

Para pencinta sejarah Depok mendatangi Rumah Cimanggis, bangunan peninggalan zaman VOC di kawasan Studio RRI Kota Depok, Ahas, 7 Januari 2018. Mereka menolak Rumah Cimanggis dirobohkan untuk pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). TEMPO/Irsyan Hasyim

TEMPO.CO, Depok - Forum Komunikasi Hijau minta pengelola Universitas Islam Internasional Indonesia atau UIII menyediakan lahan 25 hektar untuk ruang terbuka publik. Koordinator Bidang Humas dan Komunikasi dan Publik Forum Komunikasi Hijau Muhammad Yunus mengatakan kampus hijau UIII akan dibangun di lahan seluas 1425 hektar milik Radio Republik Indonesia di Depok.

"Ruang terbuka yang dimaksud itu bisa diakses secara penuh oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Yunus kepada Tempo, Senin, 22 Janauri 2018.

Menurut Yunus, letak lahan itu melingkupi area situs sejarah Rumah Cimanggis. "Sekaligus menjadikan rumah tersebut sebagai area milik masyarakat yang bisa digunakan pula sebagai museum atau kantor pengelola," ungkapnya. 
 
Yunus menambahkan ruang publik sebagai kawasan pendidikan luar ruang semisal camping ground, taman keanekaragaman hayati, dan kebun pengamatan. "Bisa dijadikan ajang masyarakat untuk berinteraksi, berdialog, bercengkerama, berolahraga, atau sebagai lahan ekspresi dan eksplorasi kanak-kanak untuk tumbuh dan berkembang, serta sebagai simbol keberlanjutan kota."
 
Ruang publik seluas minimal 25 hektar itu, kata Yunus, akan tetap merupakan bagian dari wilayah hijau kampus UIII. Namun terbuka untuk dimasuki masyarakat luas. "Meskipun harus dibatasi dengan sekat yang memisahkan kegiatan publik dengan kegiatan kampus UIII," tuturnya.
 
Menurut Yunus, perspektif ruang terbuka di kampus UIII ini muncul berdasarkan pemahaman para aktivis lingkungan yang tergabung dalam FKH. "Saat ini Forum Komunikasi Hijau yang merupakan bagian Komunitas Sejarah Depok yang membidangi lingkungan bertujuan mendorong perlunya institusi resmi yang mewujudkan lahan-lahan hijau untuk kepentingan publik."

 
 





Gunung Antang Jadi Tempat Prostitusi dan Perjudian, KAI Bongkar 120 Bangunan Liar

25 hari lalu

Gunung Antang Jadi Tempat Prostitusi dan Perjudian, KAI Bongkar 120 Bangunan Liar

Untuk mencegah ada bangunan liar dan kegiatan ilegal masyarakat seperti prostitusi dan perjudian di Gunung Antang, PT KAI akan melakukan patroli.


Bank Tanah di Rorotan, Wagub DKI Beberkan Rencana Pengembangan Kawasan

37 hari lalu

Bank Tanah di Rorotan, Wagub DKI Beberkan Rencana Pengembangan Kawasan

Pemerintah DKI akan membeli lahan dari warga Rorotan lalu menjadikannya sebagai bank tanah atau land banking.


Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Belum Sesuai Target, Baru Capai 9 Persen

39 hari lalu

Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Belum Sesuai Target, Baru Capai 9 Persen

Pemerintah DKI tetap mengupayakan penambahan ruang terbuka hijau secara keseluruhan di kawasan perkotaan Jabodetabek-Punjur.


Anies Serahkan Revisi Perda Tata Ruang dan Peraturan Zonasi ke DPRD

54 hari lalu

Anies Serahkan Revisi Perda Tata Ruang dan Peraturan Zonasi ke DPRD

Anies Baswedan menuturkan pemerintah DKI berkeinginan membangun kota modern


Menambah 1 Persen Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Perlu Lahan 650 Hektare

6 Juli 2022

Menambah 1 Persen Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Perlu Lahan 650 Hektare

Secara hitungan IPB, saat luas ruang terbuka hijau di DKI telah mencapai 15 persen, artinya perlu 15 persen lagi agar memenuhi UU. Perlu terobosan.


Tebet Eco Park Bakal Dibuka Lagi Bulan Ini

6 Juli 2022

Tebet Eco Park Bakal Dibuka Lagi Bulan Ini

Jumlah pengunjung Tebet Eco Park akan dibatasi hingga tidak seperti pasar kaget.


Transjakarta Hentikan Sementara Rute Stasiun Cawang-Tebet Eco Park Mulai 20 Juni

18 Juni 2022

Transjakarta Hentikan Sementara Rute Stasiun Cawang-Tebet Eco Park Mulai 20 Juni

Transjakarta ikut menutup rute Stasiun Cawang-Tebet Eco Park setelah taman kota tersebut ditutup sementara untuk pembenahan fasilitas.


Cerita Pedagang Kopi di Tebet Eco Park, Berjualan Sejak Masih Taman Honda

17 Juni 2022

Cerita Pedagang Kopi di Tebet Eco Park, Berjualan Sejak Masih Taman Honda

Akibat kawasan Tebet Eco Park semrawut, pedagang kopi di depan kantor DPP Hanura itu sempat ikut diusir oleh Satpol PP.


Tebet Eco Park Ditutup Sementara, Wagub DKI Riza: Dievaluasi, Ditata Kembali

15 Juni 2022

Tebet Eco Park Ditutup Sementara, Wagub DKI Riza: Dievaluasi, Ditata Kembali

Meski menuai komplain dari warga Tebet, Wagub DKI mengatakan Tebet Eco Park tetap membanggakan karena membuat masyarakat datang berbondong-bondong.


Warga Frustrasi Akibat Tebet Eco Park, Gembong PDIP: Dibangun Tanpa Konsep

15 Juni 2022

Warga Frustrasi Akibat Tebet Eco Park, Gembong PDIP: Dibangun Tanpa Konsep

Gembong mengatakan seharusnya Pemprov DKI melakukan kajian terlebih dulu sebelum membuat Tebet Eco Park, sehingga tak mengganggu warga sekitar RTH.