Penyelundupan Sabu 1 Ton Asal Taiwan, Dua Tour Guide Jadi Saksi

Warga Taiwan yang menjadi penyelundup 1 ton sabu saat pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Rabu, 10 Januari 2018. Tempo/Caesar Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengagendakan sidang pemeriksaan saksi penyelundupan sabu 1 ton asal Taiwan, Senin, 22 Januari 2018. Adapun saksi yang diajukan jaksa penuntut umum adalah Kumalasari dan Andi, tour guide atau pemandu para tersangka ketika datang ke Indonesia.

Delapan terdakwa dihadirkan di persidangan hari ini, yakni Sun Kou Tai, Juan Jin Sheng, Sun Chih Feng, Tsai Chih Hung, Kou Chun Yuan, Liao Guan Yu, Chen Wei Cyuan, dan Hsu Yung Li. "Saksi yang hadir dari pihak KPU adalah tour guide, yang mengantar terdakwa ke hotel dan selama di Indonesia," kata kuasa hukum terdakwa, Bustaman.

Kedua tour guide tersebut mengantarkan tiga orang terdakwa selama di Indonesia. Sedangkan lima terdakwa lainnya berada di laut.

Dalam sidang kali ini, kuasa hukum tidak akan melakukan eksepsi atau keberatan. Sebab, identitas para terdakwa dan tempat kejadian sudah cukup jelas. "Jadi tidak ada eksepsi yang kami berikan nanti," ucap Bustaman.

Dalam sidang kasus penyelundupan sabu ini, Bustaman mengatakan kliennya diperkirakan bakal dituntut hukuman mati. Namun pihaknya akan mencoba membela kliennya agar mendapat keringanan dari hakim.

"Sebab, mereka juga korban. Otak penyelundupan ini sudah ditembak mati saat penggerebekan," ujarnya.

Kasus penyelundupan sabu itu terjadi pada Juli 2017 di sebuah hotel di Anyer, Cilegon, Banten. Saat itu, polisi menangkap tiga pelaku, yakni Liao Guan Yu, Chen Wei Cyuan, dan Hsu Yung Li, saat memindahkan barang bukti menggunakan dua mobil Innova. Dalam penyergapan itu, otak utama sindikat sabu asal Taiwan itu, Lin Ming Hui, ditembak mati. Ia melawan saat hendak ditangkap.

Ketika melakukan penyergapan, polisi menyita 51 karung, masing-masing berisi 20 kilogram sabu, yang nilainya diperkirakan Rp 1,5 triliun. Sedangkan terdakwa Juan Jin Sheng, Sun Kuo Tai, Sun Chih Feng, Kuo Chun Yuan, dan Tsai Chih Hung ditangkap tiga hari setelah penangkapan pertama di Pelabuhan Bea Cukai Tanjung Uncang, Batu Aji, Batam.

Lima orang itu berada di kapal Wanderlust, yang membawa sabu dari Taiwan. Saat mereka ditangkap, tidak ada barang bukti narkoba, hanya kapal. Penyelundupan ini menjadi salah satu kasus narkoba terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Sidang pemeriksaan saksi hari ini bakal dipimpin majelis hakim Effendi Mochtar.






Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

3 hari lalu

Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Sumedang ditangkap karena diduga menyelundupkan ganja dari Aceh untuk diedarkan


10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

4 hari lalu

10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

Sekelompok orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan di sebuah bar di Meksiko tengah, menewaskan 10 orang pengunjung


Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

5 hari lalu

Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.


1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

7 hari lalu

1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

Sebanyak 1,8 ton kokain disita dari sebuah gudang di Lagos, Nigeria, dengan nilai $278,5 juta atau Rp4,18 triliun


Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

8 hari lalu

Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

Remaja yang baru berusia 17 tahun ini berjualan narkoba secara online di Instagram. Menjajakan sabu, ganja dan tembakau gorila.


Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

8 hari lalu

Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

Para tersangka jaringan pengedar ganja ini dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman hingga pidana mati.


DPR: Perlu Keseriusan dan Simultan Perangi Narkoba di Kalteng

8 hari lalu

DPR: Perlu Keseriusan dan Simultan Perangi Narkoba di Kalteng

Peredaran narkoba marak di Kalteng. Napi narkoba mendominasi Lembaga Pemasyarakatan.


Polisi Gagalkan Peredaran Ganja 304 Kilogram yang Dimasukkan dalam Truk Sayur

10 hari lalu

Polisi Gagalkan Peredaran Ganja 304 Kilogram yang Dimasukkan dalam Truk Sayur

Polres Jakarta Barat menggagalkan peredaran ganja seberat 304 Kilogram jaringan lintas Sumatera-Jawa.


Dikisahkan sebagai Sarang Narkoba, Suriname Tuntut Netflix dan Korea Selatan

12 hari lalu

Dikisahkan sebagai Sarang Narkoba, Suriname Tuntut Netflix dan Korea Selatan

Suriname akan menuntut produsen serial Netflix Korea Selatan berjudul Narco-Saints karena mengesankan negara itu sebagai sarang narkoba


Sipir Penjara Malaysia Dihukum 3 Tahun, Peras Napi Rp9,8 Juta

12 hari lalu

Sipir Penjara Malaysia Dihukum 3 Tahun, Peras Napi Rp9,8 Juta

Seorang sipir penjara di Malaysia dihukum tiga tahun karena meminta uang sogokan Rp9,8 juta terhadap narapidana yang dites positif narkoba.