Kepala Satpol PP DKI Jakarta Dilaporkan Atas Dugaan Penganiayaan

Editor

Suseno

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi mobil dapur milik Satpol PP di Monas, Jakarta Pusat, 29 Desember 2017. Bersama Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung mengunjungi beberapa fasilitas milik Satpol PP. TEMPO/ Naufal Dwihimawan Adjiditho

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan. Pelapor bernama Wasnadi, seorang pegawai negeri sipil. Akibat penganiayaan itu Wasnadi menderita luka di pelipis, dagu, dan punggung.

Juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan adanya laporan tersebut. "Benar, sedang kami selidiki," kata Argo, Selasa, 23 Januari 2018.

Argo mengatakan penganiayaan itu terjadi pada 14 Januari 2018 di ruang kantor blok H lantai 16 posko PTI (Satpol PP), Jakarta Pusat. Namun Argo belum dapat memastisan penyebab penganiayaan tersebut.

Menurut Argo, kronologis lengkap ihwal dugaan penganiayaan akan disampaikan setelah polisi memeriksa Wasnadi sebagai pelapor. "Sekarang belum dapat kami sampaikan karena belum ada pemeriksaan terhadap korban," ujar Argo.

Laporan atas kasus ini tercatat dengan nomor LP/320/I/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 17 Januari 2018. Kepala Satpol PP Yani Wahyu diduga telah melanggar Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan.






Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

1 hari lalu

Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

Dua orang wartawan diduga dianiaya dan disekap oleh pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

1 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Satpol PP Rajin Patroli Lokasi Prostitusi, setelah Kekerasan Seksual Timpa Remaja Putri 13 Tahun

2 hari lalu

Satpol PP Rajin Patroli Lokasi Prostitusi, setelah Kekerasan Seksual Timpa Remaja Putri 13 Tahun

Pemerintah Kota Jakarta Utara meningkatkan pengawasan tempat usaha hiburan tidak berizin dengan menggelar patroli keliling di lokasi prostitusi.


Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

4 hari lalu

Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

Pemprov DKI memindahkan PKL yang biasa berdagang di Kota Tua ke lokasi binaan di Taman Kota Intan


Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

8 hari lalu

Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

Aldi memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami dua wartawan oleh pejabat Kabupaten Karawang


Puluhan Bangunan Liar di Atas Lahan Irigasi di Kabupaten Bekasi Dibongkar Satpol PP

10 hari lalu

Puluhan Bangunan Liar di Atas Lahan Irigasi di Kabupaten Bekasi Dibongkar Satpol PP

Semua lapak dan bangunan liar itu dibongkar karena berdiri di atas lahan irigasi milik Perum Jasa Tirta.


Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

13 hari lalu

Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

Tersangka penganiayaan, yang masih berusia 17 tahun, berdalih sedang mencari pekerjaan ke Jakarta namun kehabisan uang sehingga tak bisa bayar taksi.


Satpol PP Sisir Ranjau Paku di Matraman Setelah Laporan Warga di JAKI

13 hari lalu

Satpol PP Sisir Ranjau Paku di Matraman Setelah Laporan Warga di JAKI

Satpol PP Utan Kayu Utara menyisir ranjau paku di Jalan Ahmad Yani Matraman setelah ada laporan warga di JAKI.


Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

14 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

Kapolsek Cengkareng menduga pria tersebut sudah meninggal sejak sehari yang lalu karena kondisi mayat pria itu sudah mengalami pembengkakan.


Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

14 hari lalu

Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

Remaja tersebut tidak mengambil uang atau barang dari sopir taksi online yang ia lukai. Mengaku ingin mencari kerja tapi kehabisan uang.