Stiker Ansor Jaga Gereja Usir Ulama: Ketua MUI Diperiksa Polisi

Reporter

Ketua GP Ansor, Yaqut Qolil Qoumas. yaqut-cholil.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Jagakarsa KH Sulaiman Rohimi diperiksa Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan pada siang ini, Rabu, 24 Januari 2018, atas tuduhan menyebar ujaran kebencian yang dilaporkan oleh Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Selatan Sulton Mu'minah.

Pengacara Sulaiman, Mirza Zulkarnain, menuturkan laporan itu terjadi karena kesalahpahaman antara GP Ansor Jakarta Selatan dan Sulaiman. Kejadian bermula pada saat kliennya mengirimkan meme ke grup WhatsApp MUI Jakarta Selatan pada November 2017 yang isinya dinilai mendiskreditkan Ansor dan menyebarkan kebencian.

"Isi stikernya (meme) menyebutkan GP Ansor menjaga gereja mengusir ulama," kata Mirzam di kantor Polres Jakarta Selatan. "Stiker dikirim karena kejadian pengusiran ulama di Garut."

BacaAnsor Pimpin 16 Ormas Awasi Pengajian Felix Siauw di Cilincing

Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Mardiaz Kusin mengatakan, pelapor menyerahkan screen shoot pesan WhatsApp yang isinya ujaran kebencian kepada salah satu kelompok. Polisi pun memeriksa pelapor sebagai saksi dan Ketua MUI Jagakarsa Sulaiman.

"Tadi sudah kami pertemukan pihak terlapor dan pelapor. Karena masih satu wadah (Nahdatul Ulama) sepertinya ingin diselesaikan secara jalur kekeluargaan," ucapnya.

Meski begitu, Mardiaz menuturkan, polisi tetap mengusut sesuai hukum. Jika di kemudian hari ada kesepakatan damai, polisi akan meresponsnya dengan baik.

Menurut Mirza, Sulaiman mengirimkan foto tersebut hanya untuk mengingatkan GP Ansor agar kembali ke khitahnya melindungi ulama. Namun, tanpa klarifikasi Sulton melaporkan Sulaiman yang juga seniornya di NU.

"Kami sesalkan laporan itu. Insya Allah ada upaya penyelesaian secara kekeluargaan," ujarnya.

Ketua MUI Jagakarsa Sulaiman berharap masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. "Saya berharap bisa bersatu dan tidak ada lagi clash," ucapnya tentang laporan bos Ansor Jakarta Selatan.






Aksi Protes Buntut Kematian Mahsa Amini di Iran Masuk Pekan Ketiga

13 jam lalu

Aksi Protes Buntut Kematian Mahsa Amini di Iran Masuk Pekan Ketiga

Unjuk rasa di Iran buntut kematian Mahsa Amini memasuki pekan ketiga dan terjadi di penjuru wilayah Iran.


KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

15 jam lalu

KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

KontraS menyatakan setidaknya ada empat argumentasi mengapa dugaan pelanggaran hukum dan HAM terjadi dalam Tragedi Kanjuruhan.


Bukan Hanya Regulasi FIFA, Penggunaan Gas Air Mata Sangat Tak Dibenarkan Amnesty International

17 jam lalu

Bukan Hanya Regulasi FIFA, Penggunaan Gas Air Mata Sangat Tak Dibenarkan Amnesty International

Selain melanggar regulasi FIFA, penggunaan gas air mata sangat tidak dibenarkan oleh Amnesty Internasional.


Siapa Saja Polisi yang Menjalani Sanksi Demosi Terseret Kasus Ferdy Sambo?

1 hari lalu

Siapa Saja Polisi yang Menjalani Sanksi Demosi Terseret Kasus Ferdy Sambo?

Kasus Ferdy Sambo menyeret banyak polisi dalam pelanggaran etik, sebagian menjalani sanksi demosi


Profil KS Tubun, Satu-Satunya Polisi Menjadi Pahlawan Revolusi Korban G30S

1 hari lalu

Profil KS Tubun, Satu-Satunya Polisi Menjadi Pahlawan Revolusi Korban G30S

Selain ketujuh perwira TNI, seorang polisi yang menjadi korban G30S, dia adalah KS Tubun. Bagaimana ia duel di malam 30 September 1965.


Polisi Pegang Alat Bukti Visum Lesti Kejora sebagai Pelapor KDRT Rizky Billar

2 hari lalu

Polisi Pegang Alat Bukti Visum Lesti Kejora sebagai Pelapor KDRT Rizky Billar

Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa dua orang saksi terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Lesti Kejora.


Lesti Kejora Laporkan KDRT Rizky Billar, Polisi Akan Beri Keterangan Siang Ini

2 hari lalu

Lesti Kejora Laporkan KDRT Rizky Billar, Polisi Akan Beri Keterangan Siang Ini

Polres Metro Jakarta Selatan belum menerima hasil visum et repertum Lesti Kejora yang diduga mendapat perlakuan KDRT.


Operasi Zebra 3-16 Oktober 2022, Ini Pelanggaran yang Jadi Sasaran Polisi

3 hari lalu

Operasi Zebra 3-16 Oktober 2022, Ini Pelanggaran yang Jadi Sasaran Polisi

Korlantas Polri akan menggelar Operasi Zebra 2022 pada 3 Oktober hingga 16 Oktober mendatang di seluruh Indonesia.


Polisi Gelar Operasi Zebra Mulai 3 Oktober 2022, Sepenuhnya Pakai ETLE

3 hari lalu

Polisi Gelar Operasi Zebra Mulai 3 Oktober 2022, Sepenuhnya Pakai ETLE

Korlantas Polri akan menggelar Operasi Zebra 2022 pada 3 Oktober hingga 16 Oktober dengan sistem tilang elektronik atau ETLE.


Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

5 hari lalu

Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

Kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah menyiagakan 4.400 personel gabungan menjaga unjuk rasa di Jakarta, Selasa, 27 September 2022