Dokumentasi Sastra H. B. Jassin Resmi Diserahkan pada DKI Jakarta

Reporter

Editor

Ali Anwar

Sejumlah masyarakat mengikuti kegiatan Kliping Massal sebagai upaya penyelamatan Sastra di Perpustakaan HB Jassin, Jakarta. (22/05). Kliping massal ini suatu bentuk kepedulian masyarakat terhadap kelangsungan pusat Dokumentasi Sastra H.B Jassin. TEMPO/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Pusat Dokumentasi Sastra Hans Bague Jassin (PDS H. B. Jassin), secara resmi melakukan serah terima aset PDS H. B. Jassin kepada Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, di Balai Kota, Jakarta, Rabu, 24 Januari 2018.

"Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan sebagai pertemuan adanya kesamaan pandang antara jajaran Pemerintah Provinsi DKI dan H. B. Jassin, kita sepakat bahwa nilai-nilai karya sastra yang ada di H. B. Jassin ini, sangat bernilai dan luar biasa. Karena itu, kami sudah membicarakan sejak lama untuk menjaga kelestariannya," kata Asisten Sekretaris Daerah Bidang Kesejahteraan Masyarakat DKI Jakarta, Catur Laswanto.

Penandatanganan serah terima ini menandakan mulai saat ini, semua koleksi, aset, hingga sumber daya manusia (SDM), yang selama ini dimiliki yayasan berubah menjadi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Penyerahan ini tidak berarti pusat dokumentasi sepenuhnya menyerahkan kepada DKI. Kami sepakat, yayasan dan DKI akan bersama-sama berkoordinasi, kerja sama, dan sinergi, dalam rangka lebih mengembangkannya lagi," ujarnya.

PDS H. B. Jassin merupakan tempat pendokumentasian arsip kesusastraan Indonesia, yang didirikan sejak 28 Jani 1976. Sastrawan, Taufik Islmail, yang turut tergabung dalam melestarikan PDS H. B. Jassin ini, mengatakan lokasi PDH H. B. Jassin yang terletak di Taman Ismail Marzuki, dulu diberikan mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin.

"Ali Sadikin di luar dugaan, dia tidak takluk kepada pengusaha-pengusaha yang ingin bikin mal. Dia mengatakan, 'Saya beri kalian gedung-gedung untuk kesenian, bukan saja sastra, tapi juga tari, musik, dan perpustakaan',” ucapnya.

Sebelumnya, pada 2 November 2017, pendiri PDS H. B. Jassin, Ajip Rosidi, menyerahkan semua aset milik yayasan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk direvitalisasi. Rencana tersebut merupakan salah satu dari 23 janji Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, saat kampanye lalu.

FADIYAH | ALI ANWAR






Perkiraan Cuaca BMKG: Hujan dan Petir Akan Melanda Jakarta

10 Desember 2018

Perkiraan Cuaca BMKG: Hujan dan Petir Akan Melanda Jakarta

BMKG membuat perkiraan cuaca dimana hujan disertai petir dan angin kencang akan melanda Jakarta.


Korban Crane Ambruk di Kemayoran Jadi Pengungsi Sementara

7 Desember 2018

Korban Crane Ambruk di Kemayoran Jadi Pengungsi Sementara

Operator crane ambruk menyewa sebuah rumah untuk ditempati keluarga Husin yang rumahnya rusak tertimpa crane.


Anies Baswedan Buat Aturan Baru, Tim Pembebasan Lahan Dapat Honor

5 Desember 2018

Anies Baswedan Buat Aturan Baru, Tim Pembebasan Lahan Dapat Honor

Pergub 127 yang diteken Gubernur Anies Baswedan diharapkan mampu mempercepat program pembebasan lahan yang selama ini tersendat.


Bos Sarana Jaya Ingin Sulap Tanah Abang Seperti SCBD 8 Tahun Lagi

23 Oktober 2018

Bos Sarana Jaya Ingin Sulap Tanah Abang Seperti SCBD 8 Tahun Lagi

Desain penataan Tanah Abang menjadi seperti kawasan SCBD Jakarta, masih digarap dan ditargetkan selesai tahun ini


DKI Bantah Gunungan Sampah Muara Baru Imbas Konflik dengan Bekasi

22 Oktober 2018

DKI Bantah Gunungan Sampah Muara Baru Imbas Konflik dengan Bekasi

Dinas LH menjelaskan tumpukan sampah karena truk di Jakarta Utara sedang perawatan oleh agen tunggal pemegang merek (ATPM).


Dinas LH: DKI Tetap Butuh Bantargebang Meski ITF Sunter Dibangun

22 Oktober 2018

Dinas LH: DKI Tetap Butuh Bantargebang Meski ITF Sunter Dibangun

ITF Sunter hanya mengelola 2.200 ton sampah per hari dan 10 % residu harus dibuang ke Bantargebang.


Koalisi Masyarakat Dukung Rencana DKI Stop Eksploitasi Air Tanah

16 Oktober 2018

Koalisi Masyarakat Dukung Rencana DKI Stop Eksploitasi Air Tanah

Penghentian eksploitasi air tanah, kata Koalisi Masyarakat, bisa menekan penurunan permukaan tanah di Ibu Kota.


Pemerintah DKI Susun Aturan Penghentian Eksploitasi Air Tanah

16 Oktober 2018

Pemerintah DKI Susun Aturan Penghentian Eksploitasi Air Tanah

DKI mengusulkan anggaran Rp 1,2 triliun untuk perluasan jaringan pipa air bersih menekan eksploitasi air tanah.


Rekayasa Lalu Lintas, Jalan Wahid Hasyim Bakal Satu Arah

1 Oktober 2018

Rekayasa Lalu Lintas, Jalan Wahid Hasyim Bakal Satu Arah

Uji coba rekayasa lalu lintas dilakukan pada 8 Oktober hingga 23 Oktober nanti.


Siap-siap Musim Hujan, 129 Kelurahan di DKI yang Terancam Banjir

13 September 2018

Siap-siap Musim Hujan, 129 Kelurahan di DKI yang Terancam Banjir

Balai Besar menjelaskan, wilayah yang berpotensi terendam banjir di Jakarta berada di daerah aliran sungai yang belum dinormalisasi.