Sandiaga Uno Ingin Kali Pasar Baru seperti Boat Quay di Singapura

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak melompat ke sungai saat bermain di kolam air mancur yang berada di samping gerbang selamat datang Pasar Baru, Jakarta Pusat, 18 Maret 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Seorang anak melompat ke sungai saat bermain di kolam air mancur yang berada di samping gerbang selamat datang Pasar Baru, Jakarta Pusat, 18 Maret 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pemerintah akan bekerja sama dengan Komando Armada RI Kawasan Barat TNI Angkatan Laut untuk menata aliran sungai di Pasar Baru. Ia ingin wajah sungai itu diubah menjadi kawasan wisata seperti Boat Quay dan Clarkw Quay yang ada di Singapura. “Ini usulan dari Panglima Koarmabar yang langsung kami sambut,” ucap Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Kamis, 1 Februari 2018.

    Menurut Sandiaga, untuk merealisasi rencana itu, pemerintah akan melibatkan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Nantinya di Pasar Baru akan dibangun Pop-Up dan Food Trucks Area. “Juga untuk penyediaan dermaga dan kapal-kapal kecilnya akan melibatkan Dinas Perhubungan,” ujarnya.

    Sandiaga menuturkan pemerintah berharap pedagang kuliner di Pasar Baru nanti bisa ikut terlibat dalam pengelolaan fasilitas yang dibangun. Fasilitas Pop-up disediakan untuk para pedagang kuliner. Kuliner di Pasar Baru yang cukup populer, antara lain bakmi kelinci dan soto Padang Mang Kuto, bisa ditonjolkan. “Terus nanti ada sekitar 300 meter scratch yang kami harapkan jadi building block untuk penataan saluran air yang lebih representatif lagi ke depan,” katanya.

    Sandiaga Uno berujar, inisiatif penataan ini berasal ini dari masyarakat. Karena itu, ia mengajak komunitas-komunitas yang lain untuk ikut terlibat juga. “Kami ingin komunitas pencinta lingkungan dan pelestarian lingkungan juga terlibat,” ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.