Penculikan Bocah Asal Argentina, Polda Metro: Belum Ada Laporan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penculikan/penyekapan/kekerasan. Shutterstock

    Ilustrasi penculikan/penyekapan/kekerasan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta -Seorang wanita berkebangsaan Argentina bernama Elizabeth mengaku anak perempuannya yang masih berusia 7 tahun menjadi korban penculikan dan dibawa ke Indonesia. Anak gadis bernama Langone Avalos atau akrab disapa Alum itu diakui Elizabeth terakhir terlihat di Jakarta.

    Menanggapi pengumuman tersebut, Juru Bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku pihaknya belum menerima laporan apapun terkait bocah WNA yang hilang.

    Baca : Wajahnya Viral, Terduga Penculikan di ITC Menyerahkan Diri

    "Belum ada laporannya dan belum ada informasi terkait itu kepada kami. Jadi kami belum bisa melakukan penyelidikan," ujar Argo saat dihubungi Tempo, Sabtu, 3 Februari 2018.

    Di dalam pengumuman tersebut, Elizabeth memohon kepada masyarakat untuk membantu menemukan Alum. Bocah perempuan itu memiliki rambut pirang panjang sedada dan berawajah khas Eropa.

    Selain itu, di pengumuman tersebut juga tercantum foto dua orang yang diduga sebagai penculik Alum, yakni Jorge Langone dan Candela Gutierrez.

    Elizabeth menjelaskan modus para penculik itu dengan berpura-pura menjadi sepasang suami istri yang sedang traveling dengan cara menumpang. Langone dan Gurierrez berpura-pura mencari pekerjaan dan mengaku berprofesi sebagai musisi dan penari.

    Elizabeth memohon kepada siapapun yang menemukan Alum yang menjadi korban penculikan, untuk segera menghubungi Kedutaan Besar Argentina di Jakarta melalui nomor (021)2303061 dan 2303761, atau menghubunginya melalui nomor WhatsApp +54 1132518780.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.