Kondisi Terbaru Palang Kereta Bandara Soekarno-Hatta yang Ambruk

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta Bandara Soekarno-Hatta yang kembali beroperasi melintasi terowongan longsor yang belum diperbaiki, Jumat 9 Februari 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Kereta Bandara Soekarno-Hatta yang kembali beroperasi melintasi terowongan longsor yang belum diperbaiki, Jumat 9 Februari 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Tangerang -  Pintu pembatas rel kereta Bandara Soekarno-Hatta yang ambruk pada Minggu 11 Februari 2018 telah selesai diperbaiki. Branch Communication Manager Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II Haerul Anwar mengatakan perbaikan palang kereta bandara langsung dilakukan pada hari yang sama.

    "Sudah selesai diperbaiki oleh PT Waskita selaku kontraktor yang mengerjakan,"ujar Haerul kepada Tempo, Senin 12 Februari 2018.

    Pintu besi yang berfungsi sebagai penutup rel Kereta Bandara di atas underpass Perimeter Selatan Bandara itu terlepas pada Ahad 11 Februari 2018. Akibat peristiwa ini, petugas keamanan, Edi Junaidy mengalami luka serius karena tertimpa pintu gerbang.

    "Korban dilarikan ke Rumah Sakit Mayapada,"ujar Juru bicara Polres Bandara Soekarno-Hatta Inspektur Dua Prayogo, kemarin.

    Prayogo mengungkapkan gerbang besi di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta itu lepas sekitar pukul 9.40. "Pukul 12.30 WIB piket SPKT menerima telepon dari petugas posko Avsec yang melaporkan terjadinya lepas gerbang kereta bandara posisi di atas underpass Perimeter Selatan,"ujar Prayogo.

    Haerul mengatakan pintu besi setinggi tiga meter dan selebar 6 meter itu berfungsi sebagai pembatas rel kereta Bandara Soekarno-Hatta yang berada di atas underpass Perimeter Selatan. "Pembatas antara kereta bandara dengan kendaraan yang melintas. Penyebabnya belum diketahui," kata Haerul.

    Sejak awal kejadian, menurut Haerul, korban petugas keamanan Bandara Soekarno-Hatta itu langsung dirujuk ke Rumah Sakit." Kondisi terakhir korban masih sadar. Alhamdulillah korban selamat."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.