Minggu, 18 Februari 2018

Pemicu Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang Cekcok...

Reporter:

Ayu Cipta (Kontributor)

Editor:

Dwi Arjanto

Selasa, 13 Februari 2018 17:58 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemicu Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang Cekcok...

    Rumah korban pembunuhan satu keluarga yang menewaskan Emma (40), Nova (19 ) dan Tiara (11) masih dipenuhi warga di Perumahan Taman Kota Permai Periuk Kota Tangerang, tampak diberi garis polisi, Selasa, 13 Februari 2018. TEMPO/AYU CIPTA

    TEMPO.CO, Tangerang -Motif pembunuhan satu keluarga yang menewaskan seorang ibu Titin Suhaema, 40 tahun dan dua anaknya Nova (19) dan Tiara (11) terkuak. Pelaku yang tak lain suami siri Ema, Mukhtar Effendi alias Pendi (60) tahun marah karena Ema meminjam sewakan mobil kepada saudaranya tanpa memberitahu suaminya.

    "Tersangka kesal karena istrinya tidak memberitahu adanya jual beli mobil yang kemudian dipinjamkan kepada saudara Ema," kata Kepala Polresta Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan di lokasi tempat kejadian perkara kasus pembunuhan di Perumahan Taman Kota Permai Periuk Kota Tangerang, Selasa, 13 Februari 2018.

    Harry mengatakan sebelum kejadian, ME dan Ema cekcok selama tiga hari. "Sudah ribut bahkan kami menemukan batang bukti handphone yang dibuang di atap rumah,"kata Harry.

    Baca : Polisi Temukan 4 Ponsel di TKP Lokasi Pembunuhan Satu Keluarga

    Saat ini tersangka berada di RS Polri Kramatjati Jakarta Timur dalam pengawasan ketat anggota kepolisian. "Dijaga ketat, yang kami fokus adalah pemulihan kesehatan tersangka, saat ini lebih detil belum kami dapatkan karena masih lemas," kata Harry.

    Dugaan kuat setelah menghabisi nyawa istri dan dua anak tirinya, ME lalu hendak bunuh diri dengan melukai tumbuhnya sendiri.

    Pembunuhan itu terjadi pada Senin, 13 Februari 2018 di rumah Ema, tetangga baru menemukan jasad ketiganya pada pukul 16.00. Pembunuhan sadis itu tidak diketahui tetangga sekitar, tersangka dan Ema sempat cek-cok selama tiga hari sebelum pembunuhan itu terjadi.

    Menurut tetangga, Ema belum lama memiliki mobil warna merah, "Jenisnya tidak tahu, yang bawa mobil Bu Ema, suaminya naik motor," kata seorang warga bernama Atun.

    Pada saat terjadi pembunuhan itu, mobil merah berada di teras rumah yang dijadikan garasi. Pintu pagar setinggi 1,5 meter tidak terkunci.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Kekuatan Bom Nuklir Korea Utara versus Amerika dan Rusia

    Sejak 2006 Korea Utara meluncurkan serangkaian tes senjata nuklir yang membuat dunia heboh. Tapi, sebenarnya seberapa kuat bom mereka? Ini faktanya.