Minggu, 18 Februari 2018

Polisi Desak Jalan Jatibaru Raya Dibuka, Sandiaga Uno Bilang Ini

Reporter:

Irsyan Hasyim (Kontributor)

Editor:

Dwi Arjanto

Selasa, 13 Februari 2018 18:55 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Desak Jalan Jatibaru Raya Dibuka, Sandiaga Uno Bilang Ini

    Tanah Abang Explorer berhenti beroperasi, sepeda motor lintasi Jalan Jatibaru Raya, Kamis 1 Februari 2018. TEMPO/Alfan Hilmi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan menampung masukan dari warga Tanah Abang yang merasa terganggu dengan penutupan Jalan Jatibaru Raya.

    Aksi yang dilakukan oleh warga sebagai aspirasi yang harus ditampung. “Jadi setelah dua bulan ya penataan ini terus menerima masukan,” demikian janji Wagub Sandiaga Uno, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018.

    Baca: Tanah Abang Explorer Kembali Beroperasi Bergantian dengan Angkot

    Menurut Sandiaga, Pemprov DKI DKI Jakarta akan membahas seluruh aspirasi yang diterima. “Kami akan carikan solusi untuk semuanya,“ ucapnya.

    Penutupan Jalan Jatibaru itu dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menata kawasan Tanah Abang. Awalnya, jalan itu ditutup seluruhnya untuk memfasilitasi pedagang kaki lima. Namun, setelah aksi unjuk rasa sopir angkot, satu jalur dibuka sedangkan satu lagi tetap digunakan pedagang kaki lima.

    Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra menyampaikan, berdasarkan hasil kajian, penutupan jalan itu justru menambah tingkat kemacetan di kawasan Tanah Abang. Angka kecelakaan lalu lintas juga melonjak.

    Berdasarkan kajian itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberikan rekomendasi kepada Gubernur. Salah satunya mengembalikan fungsi Jalan Jatibaru untuk kendaraan.

    Baca: Ditantang Sri Mulyani, Sandiaga Uno: Angka Tak Penting

    Selain itu, Direktorat Lalu Lintas meminta pemerintah melibatkan kepolisian menata kawasan Tanah Abang termasuk Jalan Jatibaru Raya. Terutama untuk menganalisis secara komprehensif, baik kajian hukum maupun sosial, dan penataan kaki lima di sana. “Dengan kajian yang komprehensif, diharapkan tidak menimbulkan masalah baru,” kata Halim.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Kekuatan Bom Nuklir Korea Utara versus Amerika dan Rusia

    Sejak 2006 Korea Utara meluncurkan serangkaian tes senjata nuklir yang membuat dunia heboh. Tapi, sebenarnya seberapa kuat bom mereka? Ini faktanya.