Kamis, 13 Desember 2018

Sandiaga Uno Mengklaim OK OCE Sudah Masuk Pusat Bisnis

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga Uno meninjau ruangan kerja OKE OCE di Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 9 Desember 2017. Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswesdan di 44 kecamatan se-DKI Jakarta dijadikan tempat pengaduan warga, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh lagi menyambangi Balai Kota. TEMPO/ Naufal Dwihimawan Adjiditho

    Sandiaga Uno meninjau ruangan kerja OKE OCE di Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 9 Desember 2017. Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswesdan di 44 kecamatan se-DKI Jakarta dijadikan tempat pengaduan warga, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh lagi menyambangi Balai Kota. TEMPO/ Naufal Dwihimawan Adjiditho

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membuka OK OCE Global Office di Kinanti Building, Epicentrum Tengah, Jakarta Selatan pada Rabu 14 Februari 2018. Lokasi ini direncanakan menjadi tempat bertemunya anggota One Kecamatan, One Center for Entrepreneurship (OK OCE) untuk membangun jejaring.

    “Dengan hadir di tempat ini, OKE OCE bukan hanya ada di kecamatan,  tapi sudah ada di lokasi bisnis kelas satu,” ujar Sandiaga saat menyampaikan sambutan di Kinanti Building.

    Baca juga: Anggota DPRD: Oke Oce Pelatihan Cuap-cuap Paling Aneh

    Program OK OCE merupakan salah satu janji kampanye pasangan Anies Baswedan-Sandiga Uno dalam pemilihan kepala daerah Jakarta 2017. Kala itu, pasangan ini berjanji akan membuka lapangan kerja dan melahirkan 200 ribu pengusaha baru melalui program OK OCE.

    Pada pembukaan OK OCE Global Office, Sandiaga disambut dengan budaya Betawi.  Sandiaga Uno mengklaim gerakan OK OCE  merupakan gerakan pembukaan lapangan kerja baru. Inisiatif membuka lapangan kerja melalui UMKM.

    “Dalam lima tahun ditargetkan terbuka 200 ribu lapangan kerja,” tuturnya.

    Sandiaga Uno menjelaskan Gojek, sebagai sebuah perusahaan bisa membuka 200 ribu lapangan kerja. Saat ini Gojek telah mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 16 triliuan dari perusahaan besar.

    “Harapannya sih ada startup OK OCE yang bisa seperti Gojek,” ucapnya.

    Sandiaga menjelaskan untuk program OK OCEPemprov DKI tidak pernah memberikan pembiayaan. Selama ini sudah ada pengalaman buruk mengenai pembiayaan melalui APBD.

    “Jadi yang memberikan pembiayaan adalah lembaga yang kompeten dengan bunga 1,5 persen setiap bulan,” tutur Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers End Game, Para Jagoan yang Selamat Menuju Laga Akhir

    Sejumlah jagoan yang selamat dari pemusnahan Thanos di Infinity War akan berlaga di pertarungan akhir di Avengers Infinity War.