Selasa, 22 Mei 2018

Merasa Terusik, Denada Laporkan Seorang Netizen ke Polisi

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Denada Tambunan melaporkan seorang netizen ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama Baik. TEMPO/Imam Hamdi

    Denada Tambunan melaporkan seorang netizen ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama Baik. TEMPO/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dan artis Denada Tambunan melaporkan netizen ke Polda Metro Jaya, Rabu, 14 Februari 2018. Perempuan berdarah Batak itu merasa nama baiknya dicemarkan oleh netizen itu. "Saya datang untuk melaporkan adanya pencemaran nama baik yang dilakukan sebuah akun di media sosial," katanya setelah memberi laporan.

    Adapun akun yang dimaksud Denada adalah @leza_zulkifly. Akun tersebut mengomentari unggahan video Denada di akun Instagramnya @denadaindonesia. Isi komentarnya adalah, "betina a****g gak punya moral. Followers situ masih banyak anak2 yang masih labil. Dasar janda l****t semoga karma secepatnya datang buat anak perempuan kamu. Ya di******a tu rame2 Amin amin yr'a."

    Denada menanggapi komentar @leza_zulkifly dengan memuat tulisan, "@leza_zulkifly kamu udah yakin dengan apa yg jadi statement kamu buat saya dan anak saya? Kamu mau menguji saya? Ok. Saya akan selesaikan ini. Dengan cara saya. You just pushed the wrong button. Kamu baru aja usik naluri saya sebagai seorang IBU. Sekarang, mau kamu yg hubungi saya? Atau saya yang cari kamu. SAMPAI DAPET."

    Selanjutnya, Denanda juga menuliskan, "Saya ber-sosmed selalu realistis. Buat saya, saya sama sekali ga perduli akan komen2 ga penting yang ditujukan buat saya. I dont give a fvck. Not even the slightest.Tapi komen kamu itu PENTING SEKALI. Saya kayak lagi berhadapan sama orang bersenjata tajam yang akan berbuat jahat terhadap saya dan anak saya. Pilihan saya cuma 1: SAYA LAWAN. Saya akan jaga anak saya, walaupun nyawa taruhannya buat saya."

    Menurut Denada, para netizen semestinya mengetahui cara bersosialisasi di media sosial. “Saya tidak terima karena nama anak saya dibawa-bawa. Saya akan kejar ke mana pun. Ini naluri ibu yang ingin melindungi anaknya,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Abdurrahman dan Abu Bakar Baasyir di Jaringan ISIS Indonesia

    Kelompok pendukung ISIS di Indonesia menjadikan Aman Abdurrahman sebagai pemimpin dan Abu Bakar Baasyir sebagai penasihat.