Minggu, 18 Februari 2018

Satpol PP Depok Razia 694 Reklame Liar

Reporter:

Ade Ridwan Yandwiputra (kontributor)

Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

Kamis, 15 Februari 2018 04:21 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satpol PP Depok Razia 694 Reklame Liar

    Sejumlah petugas Satpol PP membawa reklame iklan rokok yang telah dibongkar di kawasan Mampang, Jakarta, 18 November 2015. Pencopotan iklan-iklan rokok ini dalam rangka membuat Jakarta Bebas Reklame Rokok pada 2016, sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta No.1 Tahun 2015. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Depok - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok dalam kurun waktu dua bulan merazia 694 reklame liar yang terpasang di jalan dan tertancap di pohon Kota Depok. Penindakan dengan pencabutan paksa tersebut dilakukan guna menegakkan Perda Kota Depok nomor 16 tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

    Reklame yang ditertibkan itu mulai dari spanduk, poster, serta sejumlah bendera dan umbul-umbul. "Ada satu papan billboard di Jalan Margonda yang kami copot paksa karena izinnya sudah habis," kata Kepala Satpol PP Depok, Yayan Arianto, Rabu 14 Februari 2018. 

    Yayan mengatakan keberadaan reklame berupa spanduk, poster, papan reklame dan atribut lain yang dipasang sembarangan itu sangat mengganggu keindahan kota. Spanduk yang dicabut paksa mulai dari Jalan Margonda, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Siliwangi, Jalan Nusantara, Jalan Tole Iskandar, Jalan Juanda, Jalan Bojongsari, hingga Jalan Transyogi Cibubur dan di kawasan Cinere. 

    Baca: Pemda Tangerang Selatan Copot Baliho Hamil 1.000 Hari

    "Reklame berupa spanduk, dan atribut lainnnya ini kami copot paksa ada hampir seluruh wilayah di Depok secara merata," kata Yayan.

    Mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok tersebut menambahkan, pihaknya akan terus menertibkan spanduk liar, sekalipun pihak yang berkepentingan memasangnya kembali.

    "Kami tak segan-segan mencopot paksa karena ilegal dan melanggar Perda Depok Tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum," kata Yayan.

    Seluruh poster, papan reklame dan spanduk tersebut langsung dimusnahkan oleh Satpol PP serta memanggil pihak atau penanggung jawab yang memasang spanduk agar tak kembali memasang reklame tanpa izin dan sembarangan.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Kekuatan Bom Nuklir Korea Utara versus Amerika dan Rusia

    Sejak 2006 Korea Utara meluncurkan serangkaian tes senjata nuklir yang membuat dunia heboh. Tapi, sebenarnya seberapa kuat bom mereka? Ini faktanya.