Imlek di Klenteng Dharma Bhakti, Sandiaga Uno Lepaskan Burung

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melepaskan belasan burung dalam perayaan Imlek di Kelenteng Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat, Jumat, 16 Februari 2018. Tempo/M Rosseno Aji

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melepaskan belasan burung dalam perayaan Imlek di Kelenteng Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat, Jumat, 16 Februari 2018. Tempo/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta -Hadiri Tahun Baru Imlek, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengunjungi Kelenteng Dharma Bhakti, yang terletak di Jalan Kemenangan III, Petak Sembilan, Jakarta Barat, Jumat, 16 Februari 2018. Sandiaga datang ke kelenteng tertua di Jakarta itu sekitar pukul 10.40 WIB. Dia memakai baju koko putih, peci hitam, celana panjang coklat dan sepatu kets warna hitam.

    Selama beberapa menit, Sandiaga Uno menyempatkan mengelilingi kelenteng tersebut. Sepanjang perjalanan, dia sesekali mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek dalam bahasa Tionghoa kepada para pengunjung. "Gong xi fa cai, gong xi fa cai," kata Sandiaga sembari mengepalkan dua tangan di depan dadanya. Kedatangan Sandiaga disambut antusias warga.

    Baca : Tahun Baru Imlek, Begini Petugas Dinsos DKI Jaga Beberapa Vihara

    Sandiaga Uno berharap di Tahun Baru Cina ini, semua masyarakat Tionghoa dan masyarakat Jakarta yang merayakan bisa mendapatkan keberkahan. Dia juga berharap di tahun Anjing Tanah ini, dapat memberikan keselamatan dan kesehatan bagi semua masyarakat Jakarta. "Seperti kita ketahui anjing tanah ini, rindu terhadap air untuk menyirami, dan melestarikannya," kata Sandiaga Uno.

    Selain mengucapkan selamat tahun baru, Sandiaga juga sempat mengambil bagian dalam praktik tradisi masyarakat Tionghoa dalam perayaan Imlek, yaitu melepaskan burung dari sangkar.
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berbincang dengan beberapa orang dalam perayaan Imlek di Kelenteng Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat, Jumat, 16 Februari 2018. Tempo/M Rosseno Aji

    Ada 17 burung gereja yang dilepaskan Sandiaga dalam kesempatan ini. "Tadi total ada 17 burung, tapi ada satu yang enggak mau terbang, mungkin dia lagi lelah," ujar Sandiaga Uno.

    Sandiaga Uno mengatakan tradisi melepaskan burung punya sebuah makna. Seperti burung yang dilepaskan tinggi-tinggi, kata dia, harapan seseorang juga harus digantungkan setinggi-tingginya.

    "Sama juga untuk harapan kita, bahwa Jakarta juga terus meningkat kesejahteraan bagi seluruh warganya," kata Sandiaga Uno saat perayaan Tahun Baru Imlek tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.