Angkasa Pura Mulai Uji Coba Operasi TOD Bandara Soekarno-Hatta

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah rangkaian gerbong skytrain melintas di antara Terminal 2 dan Terminal 3 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 17 September 2017. Untuk sementara kereta ini hanya melayani penumpang dari Terminal 2 menuju Terminal 3 atau sebaliknya. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Sebuah rangkaian gerbong skytrain melintas di antara Terminal 2 dan Terminal 3 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 17 September 2017. Untuk sementara kereta ini hanya melayani penumpang dari Terminal 2 menuju Terminal 3 atau sebaliknya. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Tangerang -PT Angkasa Pura II mulai melakukan uji coba pengoperasian kawasan transit terpadu atau transit oriented development (TOD) di Pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta, Jum'at 16 Februari 2018.

    Gedung yang berfungsi sebagai akses utama ke Bandara Soekarno-Hatta dari Tangerang itu akan mulai dioperasikan pada 1 Maret 2018 mendatang. "Selama masa uji coba tersebut akan diberlakukan parkir gratis hingga 28 Februari 2018," ujar Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Soekarno-Hatta Airport Erwin Revianto.

    Baca : Menteri Rini dan Sandiaga Sepakat Percepat Pembangunan TOD

    TOD berguna untuk mengoptimalkan akses terhadap transportasi publik yang dapat menunjang transfer penumpang dengan shuttle bus gratis ke stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

    Shuttle bus tersebut akan beroperasi mulai pukul 04.30-24.00 selama masa uji coba mulai 16 Februari 2018. TOD dirancang untuk menggantikan akses masuk dari Tangerang ke Bandara pintu M1 yang ditutup 7 Oktober 2014 lalu telah ditutup karena terdampak proyek rel Kereta Bandara.

    Erwin mengatakan TOD nantinya dipergunakan sebagai lokasi transit bagi karyawan yang bekerja di lingkungan bandara serta masyarakat Tangerang yang akan ke Bandara Soekarno-Hatta maupun sebaliknya.

    Untuk tahap awal gedung TOD memiliki kapasitas parkir roda empat seluas 5.054 M2 yang dapat memuat 177 kendaraan. Sedangkan parkir roda dua memiliki luas 1.323 M2 berkapasitas 415 unit. “Tentunya untuk area parkir akan kita perluas lagi pada tahap selanjutnya,” kata Erwin lagi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.