Rizieq Shihab Pulang Besok, Polda Metro Siapkan Pola Pengamanan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat tiba di Gedung Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, 23 Januari 2017. TEMPO/Subekti.

    Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat tiba di Gedung Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, 23 Januari 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya mempersiapkan pola pengamanan khusus menjelang kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab ke Indonesia pada Rabu besok. Juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan persiapan itu tetap dilakukan meski polisi belum mendapatkan informasi pasti ihwal kepulangan tokoh Front Pembela Islam itu.

    Beberapa waktu belakangan santer dikabarkan Rizieq Shihab bakal pulang kampung pada Rabu, 21 Februari 2018. "Kami dapat informasi dari beberapa media bahwa isu soal kedatangan Rizieq dibantah. Pengacara juga membantah, jadi tidak akan pulang tanggal 21 Februari," ujar Argo Yuwono di kantor Polda Metro Jaya, Selasa, 20 Februari 2018.

    Kendati demikian, kata Argo, kalau ternyata Rizieq Shihab jadi pulang besok, kepolisian sudah mempersiapkan pengamanan untuk menjaga kondusivitas massa. "Bila pulang tetap kami siapkan pola pengamanan," tuturnya. "Tapi dari informasi yang kami peroleh, tidak akan datang ke indonesia."

    Baca: Pulang Atau Batalnya Rizieq Shihab ke Jakarta Diputuskan Selasa

    Kepolisian lantas mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan terlebih dahulu mengenai kabar kepulangan Rizieq Shihab itu sebelum ikut turun melakukan aksi penjemputan. "Kalau tidak benar untuk apa dilakukan penjemputan."

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto juga mengatakan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab batal kembali ke Jakarta. "Untuk apa (pengamanan)? Karena (Rizieq) enggak jadi pulang," ujar Wiranto di kantornya.

    Penegasan itu disampaikan Wiranto untuk menanggapi isu kepulangan Rizieq pada 21 Februari ini. Sebagian masyarakat pendukung Rizieq mempercayai kabar itu dan berencana menyiapkan penyambutan.

    Baca: Polisi: Tidak Ada Informasi Intelijen Bahwa Rizieq Shihab Pulang

    Wiranto mengimbau agar masyarakat tidak perlu menyelenggarakan penyambutan, perayaan, atau bahkan mempersiapkan pertemuan khusus dengan tokoh kontroversial itu. "Saya kira enggak perlu (penyambutan), karena orangnya enggak ada," ujar dia.

    Menurut Wiranto, kepolisian sudah mengetahui batalnya kepulangan pemimpin FPI Rizieq Shihab. "Sudah ada komunikasi antara Habib Rizieq dengan kepolisian," kata mantan Panglima TNI itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.