Rizieq Shihab Pulang Jika Anies Baswedan Menjemput di Mekah

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat tiba di Gedung Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, 23 Januari 2017. TEMPO/Subekti.

    Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat tiba di Gedung Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, 23 Januari 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf mengatakan Rizieq Shibab akan kembali ke Indonesia jika Gubernur DKI Anies Baswedan yang menjemputnya di Mekah. "Anies punya hubungan kuat dengan HRS (Habib Rizieq Shihab) dan diharapkan dapat menjadi penjamin keamanan bagi dirinya," kata Faizal, Rabu, 21 Februari 2018.

    Sebelumnya, Rizieq Shihab memang dikabarkan pulang hari ini. Namun Rizieq Shihab mengabarkan dirinya batal pulang ke Indonesia melalui sambungan telepon kepada jemaah di Masjid Baitul Amal, Cengkareng, pagi tadi. Rizieq mengatakan telah salat istikharah untuk menentukan apakah pulang atau tidak hari ini.

    Baca: Mobil Mewah Ini Pernah Dipakai Rizieq Shihab di Acara FPI

    Lebih lanjut, Faizal mengatakan, alasan mengapa Rizieq batal pulang, yaitu atas petunjuk istikhorah, ia menemukan jawaban bahwa sangat mudarat bila terburu-buru kembali ke tanah air.

    "Habib Rizieq Shihab semakin sadar bahwa dirinya telah dijadikan penunggangan politik jahat oleh kelompok radikalis untuk menciptakan kegaduhan. Selama elemen 212 tidak bersatu, maka HRS tidak akan mau pulang, sebab HRS tidak ingin umat dibuat bingung serta terpecah bela oleh konflik kepentingan politik," ujar Faizal.

    Simak: Perjalanan Rizieq Shihab Membela Islam Sejak 1998


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.