Kunjungi Danau Sunter, Menteri Susi Pudjiastuti Komentari Air

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau kondisi Danau Sunter, Jakarta Utara, pada Sabtu, 24 Februari 2018, menjelang berlomba melawan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno sehari kemudian. FOTO: Dok. Polsek Tanjung Priok

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau kondisi Danau Sunter, Jakarta Utara, pada Sabtu, 24 Februari 2018, menjelang berlomba melawan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno sehari kemudian. FOTO: Dok. Polsek Tanjung Priok

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyempatkan diri meninjau langsung kondisi Danau Sunter sehari menjelang Festival Danau Sunter 2018.

    Menteri Susi mengatakan, kualitas air danau belum jernih sepenuhnya. Namun ia mengapresiasi usaha dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Kerjaan Pak Wali Kota (Jakarta Utara) ini sudah lumayan saya pikir, tidak ada bau di air," kata Susi pada Sabtu sore, 24 Februari 2018.

    Dandanan Susi Pudjiastuti tampak nyentrik dengan kacamata gaya. Ia terlihat santai dengan baju lengan panjang hitam dan celana panjang merah.

    BacaBos Danau Sunter Jagokan Menteri Susi Menang Lawan Sandiaga Uno

    Susi awalnya berniat menjajal air Danau Sunter namun ia mengurungkan niatnya. Sore itu memang ada aktivitas ski air di danau sehingga ia khawatir akan mengganggu para atlet. 

    Susi dijadwalkan akan berlomba dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Danau Sunter sekitar pukul 09.00 WIB. Susi akan menaikin paddle board mengarungi Danau Sunter, sedangkan Sandiaga berenang.

    Meskipun air masih belum jernih, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Junaedi mengatakan, kondisi air Danau Sunter layak untuk dibuat berenang. Ia mengatakan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah melakukan penelitian dan tes terkait kelayakan air Danau Sunter.

    Dari penelitian tersebut, Junaedi mengatakan Danau Sunter telah memenuhi standar parameter BOD (jumlah oksigen terlaruy yang dibutuhkan mikroorganisme), COD (jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengurai bahan organik) dan aktivitas bakteri dominan Escherichia Coli.

    "Dari tes Danau Sunter cukup memenuhi parameter dari standar air," kata dia.

    Junaedi optimistis air Danau Sunter bisa jernih kedepannya.  "Ini kami dengan waktu yang singkat hanya satu bulan menata ya belum maksimal mungkin dengan air yang lebih jernih," kata dia di sela-sela kunjungan Menteri Susi Pudjiastuti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.