Anies Baswedan Minta 2.700 RW Kerahkan Warganya Gerebek Museum

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan program OK Otrip di Balai Kota DKI, 14 Desember 2017. Tempo/Friski Riana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan program OK Otrip di Balai Kota DKI, 14 Desember 2017. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta 2.700 ketua rukun warga (RW) di Jakarta mengerahkan warganya berkunjung ke museum pada Sabtu dan Minggu. Permintaan itu terkait dengan program Gerebek Museum yang diiniasi Anies Baswedan.

    “Nanti saya akan panggil Dinas Pariwisata, Dishub, Dinas Pendidikan, dan dinas-dinas yang lain, kami gerebek museum. Rutin Sabtu-Minggu, dan ini dijadwalkan,” kata Anies Baswedan dalam acara pelantikan pengurus Asosiasi Museum Indonesia DKI Jakarta pada Kamis, 1 Maret 2018.

    Menurut Anies Baswedan, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) akan menyediakan bus untuk membawa warga kampung satu RW berwisata dengan tujuan 72 museum di DKI Jakarta.

    “Nanti rute dan waktunya ditentukan seperti ke Museum Layang-Layang dan Museum BI,” katanya. Pada sisi lain, dia meminta pengelola bertanggung jawab membuat museumnya menarik. “Jangan sampai orang datang dan kapok,” kata Anies Baswedan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

    Di Jakarta ada 44 kecamatan, 267 kelurahan, dan 2.700 RW. Anies menjelaskan, pada akhir pekan, keluarga-keluarga di Jakarta tidak punya alternatif liburan selain ke pusat perbelanjaan.

    Jadi nanti pemerintah akan melibatkan seluruh masyarakat. “Kalau sudah Jumat dia berpikir mau ke mana Sabtu-Minggu ini, mal lagi, mal lagi, mau ke taman anaknya sudah bosan,” katanya. 

    Warga yang kelas menengah, kata Anies Baswedan, jika mau ke museum lebih mudah dengan menumpangi mobil.

    Berbeda bagi warga di kampung-kampung yang pergi itu tidak sendirian, harus dengan rombongan. “Pemerintah siapkan busnya, pemerintah siapkan transportasinya,” ujar Anies Baswedan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto