Pembunuhan di Bekasi: Suami Martil Kepala Istri

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan. (tabloidjubi)

    Ilustrasi pembunuhan. (tabloidjubi)

    TEMPO.CO, Bekasi  - Nasib tragis menimpa Lely Lismayati, buruh pabrik berusia 39 tahun. Wanita ini menjadi korban pembunuhan yang dilakukan suaminya sendiri, Saadi Muksin.

    Korban dibunuh di rumahnya, Komplek Seroja, Jalan Nangka Nomor 3, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, tadi pagi, Kamis, 1 Maret 2018, sekitar pukul 07.30 WIB.

    "Tersangka (pembunuhan) sakit hati sehingga menganiaya istrinya," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Widjonarko, Kamis, 1 Maret 2017.

    LihatDua Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak, Motifnya Sama: Sakit Hati 

    Tersangka pembunuhan itu kini mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi Kota dan dijerat Pasal 44 Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga. Ancaman hukumanya penjara 15 tahun. Barang bukti disita penyidik berupa sebuah martil ukuran sedang serta telepon selular.

    Widjonarko menuturkan, korban dan pelaku kerap terlibat percekcokan semenjak sebulan terakhir. Penyebabnya, tersangka Saadi mengaku kerap disindir lantaran menjadi pengangguran, bahkan sering diusir dari rumah.

    "Tersangka juga mencurigai kalau istrinya selingkuh, bahkan saat ini (istrinya) tengah digugat cerai," ucap Widjonarko.

    BacaCemburu, Suami Ini Kalap, Lalu Ambil Martil

    Puncak keributan terjadi pagi tadi di rumahnya. Korban Lely mendorong tersangka sampai jatuh. Sebelum jatuh, tersangka menarik pakaian korban sehingga keduanya sama-sama terjatuh. "Tersangka melihat martil tergeletak di lantai, lalu mengambilnya."

    Saadi yang kalap memukuli kepala Lely dengan martil alias palu tersebut berkali-kali sampai Lely terluka parah. Korban tewas seketika di lokasi kejadian.

    Pelaku pembunuhan lalu pergi untuk melarikan diri. Tapi, berselang sekitar dua jam kemudian dia menyerahkan diri ke kepolisian setempat. "Tersangka sudah ditahan," kata Widjonarko.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.