Senin, 18 Juni 2018

Sandiaga Uno Pastikan Pedagang Sate Taichan Senayan Akan Dipindah

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla menyempatkan diri mengunjungi Wisma Atlet pada acara Test Event Asian Games bersama Ketua INASGOC, Erick Thohir, serta beberapa menteri, Sabtu, 10 Februari 2018.

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menyempatkan diri mengunjungi Wisma Atlet pada acara Test Event Asian Games bersama Ketua INASGOC, Erick Thohir, serta beberapa menteri, Sabtu, 10 Februari 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pedagang sate taichan di kawasan Senayan akan dipindah selama penyelanggaraan Asian Games 2018. Langkah ini diambil atas permitaan Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 atau INASGOC, Erick Thoir. “Kemarin Pak Erick bilang paling tidak seminggu sebelum dan seminggu sesudahnya,” ujar Sandiaga, Sabtu, 3 Maret 2018.

    Menurut Sandiaga, permintaan itu cukup beralasan karena asap pembakaran sate mengganggu lingkungan di sekitarnya. Dikhawatirkan, gangguan ini menjadi masalah bagi atlet yang menjadi peserta pertandingan. Pemindahan pedagang sate ini dilakukan untuk sementara. “Nanti dicarikan lokasinya,” katanya.  

    Sebelumnya Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 mengatakan, Jalan Asia-Afrika harus bersih dari pedagang. Sebab keberadaan mereka bisa mengganggu kelancaran lalu lintas selama perhelatan Asian Games. "Di situ clear area," kata Direktur Transportasi INASGOC Ipung Purnomo pada 12 Februari 2018.

    Selama ini Jalan Asia Afrika menjadi pusat kuliner, terutama pada malam. Pedagang sate taichan menjadi favorit di tempat itu. Penumpukan pedagang dan pembeli itu mengakibatkan penyempitan jalan sehinga berdampak pada kemacetan lalu lintas. Dengan alasan itulah Sandiaga Uno berjanji akan memenuhi permintaan panita penyelenggara Asian Games 2018.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Timnas Paling Sering Lolos Piala Dunia

    Untuk bisa berpartisipasi dalam Piala Dunia, tim nasional sebuah negara harus mengikuti babak kualifikasi. Tidak semua tim bisa lolos.