Ini Jumlah SMA dan SMK di Jakarta Siap UNBK 2018

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelajar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK 30, Jakarta, 3 April 2017. Sebanyak 64.852 siswa dari 584 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di DKI Jakarta mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diselenggarakan pada 3-6 April 2017. ANTAR/Rivan Awal Lingga

    Pelajar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK 30, Jakarta, 3 April 2017. Sebanyak 64.852 siswa dari 584 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di DKI Jakarta mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diselenggarakan pada 3-6 April 2017. ANTAR/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto mengatakan pihaknya siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sepenuhnya tahun ini.

    Bowo berujar, dari data sementara, sudah ada ratusan sekolah baik SMP, SMA, dan SMK yang siap melaksanakan UNBK. "Namun, belum ada data persis," ujar Bowo saat dihubungi Tempo, Selasa, 6 Maret 2018.

    Bowo mengatakan, saat ini dari data sementara, ada sekitar 289 SMP Negeri yang akan melaksanakan UNBK. Untuk SMA, kata dia, ada sekitar 450 sekolah, di antaranya 117 untuk sekolah negeri. "Kalau untuk SMK, negerinya ada 63 sekolah, dengan swastanya total ada 589 sekolah kira-kira," katanya.

    Baca : Mulai April 2018, Berikut Jadwal Lengkap UNBK

    Selain itu, siswa SMA yang akan mengikuti UNBK berjumlah sekitar 54 ribu, serta siswa SMK sekitar 64 ribu. Untuk siswa SMP, kata Bowo, dirinya masih belum memiliki data terkait. "Jumlah fix-nya nanti setelah data validasi total," ucap Bowo.

    Bowo berujar pada tahun ini Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan berfokus pada UNBK jalur kesetaraan seperti Paket B dan Paket C. Menurut dia, saat ini proses pendataan sudah hampir selesai dilakukan. "Minggu depan mudah-mudahan sudah fix, juga sosialisasi ke sekolah tempat mereka UNBK juga tak ada persoalan," ucap Bowo.

    Bowo mencontohkan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sendiri telah melaksanakan beberapa persiapan. Seperti, gladi bersih, dan try out. "Kemudian untuk yang paket juga sudah dilakukan simulasi," kata Bowo lagi.

    Di sisi lain, menurut Bowo, hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan UNBK adalah masalah listrik dan jaringan internet. Namun, hal itu sudah diantisipasi dari awal sebelum pelaksanaan UNBK. "Kami selalu bersurat kepada PT PLN dan PT Telkom, serta koordinasi. Prinsipnya itu saja," tuturnya.

    Selain masalah listrik dan jaringan Internet, ujar Bowo, tak ada kendala-kendala lain dalam pelaksanaan UNBK. Dia mengatakan segala persiapan seperti alat ujian dan sebagainya telah dilakukan. "Itu sudah jalan, tinggal dioptimalkan saja untuk memastikan," demikian Bowo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.