Sandiaga Uno ke Bantargebang, Sopir Truk Sampah Teriak Minta Gaji

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berkunjung ke TPST Bantargebang usai berolahraga, Jumat 9 Maret 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berkunjung ke TPST Bantargebang usai berolahraga, Jumat 9 Maret 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Di Bantargebang, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno diteriaki seorang sopir truk pengangkut sampah Dinas Kebersihan DKI yang meminta kenaikan gaji. Hari ini, Jumat, 9 Maret 2018, Sandiaga berolahraga sekaligus mengunjungi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.  

    Sopir truk tersebut berteriak ihwal kenaikan gaji kepada Sandiaga yang tengah diwawancara sejumlah wartawan. "Gaji enggak naik gaji," ucap sopir tersebut sembari mengendarai truk melintasi tempat Sandiaga berdiri.

    Sandiaga pun menghentikan kalimatnya sejenak. "Nah, itu salah satunya langsung mendengarkan keluhan dari masyarakat," kata Sandiaga.

    Baca: Beda Pandang Sandiaga Uno dan Anies Baswedan Soal Bantargebang

    Kendati begitu, Sandiaga tak merinci apa yang akan dilakukan untuk merespons keluhan itu. Dia juga irit bicara soal kompensasi "uang bau" dari Pemerintah Provinsi DKI kepada warga Bantargebang yang saat ini sebesar Rp 600 ribu per tiga bulan.

    "Kami ada kerja sama dan teknisnya ditangani Bu Premi (Premi Lasari, Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta)," ujarnya.

    Sandiaga hanya mengatakan pengelolaan sampah di Bantargebang masih memerlukan sejumlah pembenahan, terutama dari sisi teknologi. Dia berujar ada sejumlah teknologi yang mulai diperkenalkan untuk pengelolaan sampah yang lebih sustainable.

    Selain waste to energy, Sandiaga menyebut ihwal Black Soldier Fly (BSF)Composting sebagai alternatif pengelolaan sampah di Bantargebang. BSF Composting merupakan teknologi pengolahan kompos dengan larva dari lalat dari jenis tertentu. Sandiaga menuturkan larva itu dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak atau ikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.