Kamis, 15 November 2018

Penyerangan Ustad di Depok Saat Salat Subuh, Begini Kronologisnya

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Aksi Penusukan fooyoh.com

    Ilustrasi Aksi Penusukan fooyoh.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang ustad bernama Abdurrahman menjadi korban penyerangan saat hendak menjalankan salat subuh berjamaah di Masjid Darul Muttaqin, Bumi Sawangan Indah Kelurahan Pengasinan Kecamatan Sawangan Kota Depok, pagi tadi, Ahad, 11 Maret 2018. Pelakunya adalah perempuan bernama Vivi yang diduga menderita depresi. Perempuan itu menyerang korban menggunakan pisau.

    Baca: Ustad Hendak Salat Subuh di Sawangan Depok, Ditusuk Orang Stres

    Abdurrahman mengatakan insiden penyerangan ini sebenarnya bukan yang pertama. Sekitar sepekan yang lalu perempuan itu pernah memukulnya dengan tangan kosong. “Saya lagi berdoa di masjid sehabis salat ashar, tiba-tiba dia pukul kepala saya dari belakang,” kata Abdurrahman.

    Abdurrahman  memaklumi tindakan perempuan itu yang dinilai karena di luar kesadaran. Ia lantas menasihati Vivi agar tidak mengulang perbuatannya. “Nah semalam, dia ketuk-ketuk rumah saya. Sekitar jam 12 malam, dia bilang ada yang mau diomongin,” kata Abdurrahman.

    Karena hari telah larut, Abdurrahman tidak meladeninya. Ia menilai perempuan itu melakukan tindakan tak wajar karena mentalnya terganggu. “Nah pas saya mau salat subuh, tiba tiba dari belakang dia nancepin pisau ke saya, saya juga tidak tahu apa alasannya,” katanya.

    Abdurrahman sudah mendapat perawatan dari rumah sakit setelah luka di lehernya mendapat pengobatan. Polisi sudah turun tangan untuk menyelidiki penyerangan tersebut. Hingga berita ini ditulis, Vivi masih menjalani pemeriksaan di Polsek Sawangan.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.