Anies Baswedan Ingin Pajang Becak Listrik Hadiah di Balai Kota

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) melihat-lihat prototipe becak listrik yang diberikan politikus Partai Amanat Nasional Hanafi Rais untuk Pemprov DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, 11 Maret 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) melihat-lihat prototipe becak listrik yang diberikan politikus Partai Amanat Nasional Hanafi Rais untuk Pemprov DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, 11 Maret 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bakal memajang prototipe becak listrik pemberian politikus Partai Amanat Nasional, Hanafi Rais, di Balai Kota DKI Jakarta. "Ini untuk Pemprov kan? Dipajang, dong," katanya, Ahad, 11 Maret 2018.

    Menurut Anies, prototipe becak listrik itu dipajang agar siapa saja yang berkunjung ke Balai Kota dapat melihatnya. Namun Anies belum memutuskan di mana becak listrik itu akan diletakkan. "Lokasinya nanti kami cari," ujarnya.

    Baca: Kisah Awal Mula Penemuan Becak Listrik di SMK Piri Yogyakarta

    Hari ini, Anies menerima sebuah prototipe becak listrik dari Hanafi. Prototipe itu memakai dinamo hub 1.000 watt 48 volt, yang membutuhkan daya listrik 100 watt. Becak ini diklaim mampu mengangkut beban hingga 250 kilogram.

    Untuk pengisian daya listrik, becak ini membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Sekali pengisian, becak mampu menempuh jarak hingga 40 kilometer dengan kecepatan maksimal 25 kilometer per jam. Becak ini juga dilengkapi dengan rem cakram hidrolik di setang sebelah kiri, indikator penunjuk daya, klakson, dan tombol lampu.

    Namun, selain menggunakan tenaga listrik, becak ini juga dapat dijalankan dengan tenaga manusia alias digowes.

    Baca: Becak Listrik Mulai Disewakan, Ini Kata Pengayuhnya

    Anies Baswedan mengatakan inovasi becak listrik ini dapat menjadi solusi permasalahan becak di Jakarta. Kendati begitu, dia berujar belum dapat memastikan becak listrik semacam ini dapat beroperasi di Jakarta lantaran persoalan regulasi. "Nanti dilihat secara detail regulasinya supaya tidak keliru," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.