Bikin Produk Baru, Kaesang Pangarep Bagikan Gratis Sang Pisang

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kaesang Pangarep (kanan) dan Gibran Rakabuming saat  demo masak

    Kaesang Pangarep (kanan) dan Gibran Rakabuming saat demo masak "Sang Pisang vs MARKOBAR di Jakarta, 11 Maret 2018. Bisnis 'Sang Pisang' nugget milik Kaesang Pangarep diresmikan awal Desember 2017 dengan empat gerai khusus di Jakarta. Sementara Markobar telah berekspansi ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Kakak beradik Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep menggelar Fun Lauching Opening untuk meluncurkan dua produk terbaru yakni Sang Pisang dan Markobar, Ahad, 11 Maret 2018. Lewat produk baru ini mereka juga mengumumkan kolaborasi bisnis antara Sang Pisang dengan Markobar. Outlet Markobar di Cikini, Jakarta Pusat, sekarang sudah berganti nama menjadi Sang Pisang x Markobar.

    Untuk memperkenalkan produk barunya itu, Kaesang membagikan gratis Sang Pisang kepada masyarakat. "Kami disuruh datang, ambil pisang terus dibagi-bagiin di lampu merah," kata Rachmat, seorang pengojek online.

    Sekitar 150 pengemudi ojek online mengantre di outlet Sang Pisang x Markobar, Cikini. Kaesang memang sengaja menggandeng Grabbike untuk memperkenalkan varian terbaru dari Sang Pisang.

    Menurut Rachmat, ia dan rekan-rekan membagikan satu boks Sang Pisang yang berisikan 10 pisang nuget dengan berbagai topping. "Tapi saya juga kepengen sih bisa nyicip produk baru mereka," kata Rachmat. 

    Panitia partnership Grab yang tidak mau namanya disebut, mengatakan pengerahan ojek online ini menjadi salah satu dukungan Grab kepada bisnis kuliner Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming. "Karena Markobar cukup mendapat respon yang memuaskan di aplikasi Grab Food kami," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.