Pembacokan Anak Kapolresta Bandung, Polisi Periksa Dua Saksi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembacokan. istimewa

    Ilustrasi pembacokan. istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menyelidiki insiden pembacokan yang dialami oleh Raynaldi Kusheriadi, putra Kepala Polresta Bandung Komisaris Besar Hendro Pandowo. Insiden tersebut terjadi pada Minggu, 11 Maret 2018, pukul 03.00 WIB yang menyebabkan Raynaldi mengalami luka dan mendapat 15 jahitan.

    "Kami sudah periksa dua teman korban," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso di kantornya, Senin, 12 Maret 2018. Barang bukti dalam insiden tersebut, ucap dia, telah dikantongi kepolisian. Salah satunya jaket milik korban yang robek akibat sabetan benda tajam.

    Bismo mengaku belum diketahui motif penyerangan para pelaku. Soal indikasi penyerangan geng motor yang salah sasaran, Bismo hanya menjawab, "Masih diselidiki."

    Baca: Anak Kapolresta Bandung Jadi Korban Pembacokan di Pasar Minggu

    Dugaan pelaku geng motor mencuat karena seminggu sebelumnya insiden penyerangan oleh geng motor terjadi di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Jaraknya hanya sekitar 5 kilometer dari tempat pembacokan Raynaldi.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden ini terjadi tepatnya di depan TK Teratai, Jalan Pertanian III, Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Saat kejadian, Raynaldi tengah membonceng sepeda motor yang dikendarai temannya, Agiel Akhfaris. Keduanya baru saja bertandang ke rumah teman lain yang tidak jauh dari kediaman Raynaldi.

    Tempat kejadian peristiwa hanya berlokasi sekitar 2,7 kilometer dari rumah Raynaldi. Kejadian ini juga hanya berjarak 500 meter dari kantor Kepolisian Sektor Pasar Minggu. "Benar, di situ, di dekat Gereja Kudus (Jalan Pertanian III)," tutur Yono, sopir keluarga Hendro Pandowo.

    Kini Raynaldi telah kembali ke rumahnya setelah menjalani perawatan itu di Rumah Sakit Siaga, Pasar Minggu. Informasi yang diperoleh Tempo, Hendro Pandowo sempat mendatangi kantor Polsek Pasar Minggu seusai pembacokan terhadap putranya. Namun, sampai saat ini, belum ada konfirmasi apa pun dari pihak keluarga Hendro.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.