Sabtu, 22 September 2018

Pembacokan Anak Kepala Polres Bandung, Begini Suasana Lokasinya

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalan Pertanian III sepanjang 450 meter di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, gelap dan lengang, pada Senin, 12 Maret 2018, pukul 19.15 WIB. Di sisi kiri dan kanan jalan hanya ada deretan rumah warga. Tidak ada warung penjaja rokok atau anak muda yang bergerombol.

    Di sana lah Raynaldi Kusheriadi, anak Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Bandung, Komisaris Besar Hendro Pandowo, yang sedang mengendarai sepeda motor bersama temannya menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal pada Ahad dini hari, 11 Maret 2018, pukul 03.00 WIB.

    "Di sini memang daerah rawan," kata warga sekitar Jalan Pertania III yang meminta namanya disamarkan sebagai Toni, Senin, 12 Maret 2018. Toni mengaku baru mengetahui peristiwa pembacokan tersebut, namun ia memastikan, bukan kali ini saja . “Peristiwa serupa juga pernah terjadi,” kata dia.

    Pada malam-malam tahun lalu, kata Toni, dirinya mendengar teriakan korban yang diserang oleh sekelompok anaki. "Mereka (korban) lalu muter arah motor menuju sana," kata Toni sambil menunjuk arah Jalan Raya Pasar Minggu.

    September 2017, dua orang maling mencoba membawa kabur mobil milik salah seorang warga. Saat dipergoki, sang pemilik justru menjadi sasaran tembak oleh pelaku. April 2016, giliran tawuran pelajar. Sejumlah siswa yang terlibat tawuran ternyata sedang mabuk minuman keras.

    Lokasi pembacokan terhadap Raynaldi Kusheriadi di depan Taman Kanak-kanak Teratai, Jalan Pertanian III, berjarak sekitar 2,7 kilometer dari rumah Raynaldi di Jalan Siaga Raya, Pejaten Barat. Sedangkan jarak dari Kantor Kepolisian Resor Pasar Minggu sekitar 500 meter. "Benar disitu, di dekat Gereja Kudus (Jalan Pertanian III)," kata Yono, sopir keluarga Hendro Pandowo.

    Pengamatan Tempo, ruas jalan di depan TK Teratai cukup gelap. Tidak ada penerangan berarti dari lampu di pinggir jalan. Hanya ada satu dua motor yang sesekali melintas kencang. "Kalau bukan orang sini, tentu tidak tahu kalau jalan ini sepi," kata Toni. Keramaian warga baru ada di ujung lain dari jalan tersebut yang bersisian dengan Jalan Raya Pasar Minggu.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar  Bismo Teguh Prakoso membenarkan kejadian ini. Dua orang saksi, kata dia, telah diperiksa untuk dimintai keterangan. Saat ditanya soal lokasi peristiwa, Bismo justru menyatakan hal berbeda dengan yang diamati Tempo. "Daerah itu aman," kata Bismo di kantornya.

    Korban pembacokan, Raynaldi, yang sempat dirawat di Rumah Sakit Siaga Raya, Jalan Siaga Raya, telah diizinkan untuk pulang ke rumah. Tempo berupaya untuk meminta keterangan dari Raynaldi, namun belum berhasil. "Nanti saya kabari lagi jika keluarga bersedia," kata Yono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.