Rabu, 19 Desember 2018

Kronologi Pembacokan Anak Kapolres Bandung di Pasar Minggu

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta -Anak Kapolres Kota Bandung Komisaris Besar Polisi Hendro Pandowo menjadi korban pembacokan di daerah Pasar Minggu pada Ahad dinihari, 11 Maret 2018. Raynaldi Kusheriadi, anak Kapolres Bandung, mengalami luka di pinggang sebelah kiri akibat pembacokan itu dan harus mendapat 10-15 jahitan.       

    Dalam kejadian itu, Raynaldi tengah naik sepeda motor, diboncengi oleh temannya Agiel Akhfaris. Raynaldi langsung dibawa ke Rumah Sakit Siaga Raya, Pasar Minggu untuk menjalani perawatan. Sedangkan Agiel tak mengalami luka apapun.

    Baca: Pembacokan Anak Kepala Polres Bandung, Begini Suasana Lokasinya

    Menurut informasi yang dihimpun Tempo, Agiel dan Raynaldi adalah teman dekat sejak bangku Sekolah Menengah Pertama. Pada malam kejadian, keduanya tengah berboncengan motor dari rumah teman yang lain yaitu Rayan. 

    Kepolisian Sektor Pasar Minggu membenarkan kejadian tersebut. "Informasi tersebut benar," kata Kepala Polsek Pasar Minggu, Komisaris Polisi Harsono saat dihubungi di Jakarta, Senin, 12 Maret 2018.

    Sampai saat ini, kata Harsono, polisi masih menyelidiki insiden tersebut. Belum diketahui siapa pelaku di balik penyerangan tersebut. "Kami lagi rapat di Polres  dengan Kapolres (Mardiaz Kusin)."

    Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden ini terjadi di depan TK Teratai, Jalan Pertanian III, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

    Tempat kejadian peristiwa (TKP) terjadi hanya berlokasi sekitar 2,7 kilometer dari rumah Aldi. Jika ditarik dari Kantor Polsek Pasar Minggu, lokasinya hanya teramat dekat, hanya 500 meter. "Benar disitu, di dekat Gereja Kudus (Jalan Pertanian III," kata Yono, supir dari keluarga Hendro.

    Baca: Anak Kapolresta Bandung Jadi Korban Pembacokan di Pasar Minggu

    Sampai di Jalan Pertanian III, keduanya dihadang oleh lima orang pelaku pembacokan dengan mengendarai dua motor, Scoopy dan Supra. Motor yang dikendarai Agiel sempat lolos dari hadangan pelaku. Namun dipertigaan Jalan Aup, tak jauh dari Jalan Pertanian III, korban dipepet kembali oleh motor Supra dan langsung dibacok pelaku menggunakan celurit.

    Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung kabur ke arah Jalan Palapa. Sedangkan Agiel dan Raynaldi, langsung melaju ke arah Jalan Raya Ragunan untuk membawa korban ke Rumah Sakit Siaga, Jalan Siaga Raya, Pasar Minggu. 

    Dalam insiden pembacokan ini, kelima pelaku tidak berhasil mengambil satupun barang milik korban. Namun, Raynaldi mendapat 10 hingga 15 jahitan karena mengalami luka di pinggang sebelah kiri. Kini Raynaldi sudah kembali ke kediamannya di Komplek Polri Pejaten Barat, Jakarta Selatan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.